Edisi: 1.362
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Johanis Asadoma, meninjau langsung lokasi ambruknya Jembatan Asam Tiga di Kilometer 38 Oelamasi, Kabupaten Kupang, Kamis (26/03/26) siang.
ambruknya jembatan tersebut, otomatis memutus akses Jalur Utama Trans Timor.
selain memutus akses Jalur Utama Trans Timor, ambruknya jembatan tersebut juga menganggu sektor Perdagangan dan Ekonomi Trans Timor.
dalam tinjauan tersebut, Wagub Prov NTT, Johni Asadoma didampingi Kepala Dinas PUPR NTT, Benyamin Nahak, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto.
Johni Asadoma mengatakan, kondisi jembatan mengalami kerusakan parah dan tidak memungkinkan dilalui kendaraan.
Johni Asadoma menilai, jalur Trans Timor merupakan akses vital perekonomian Trans Timor yang harus segera dipulihkan.
“ini jalur utama Pulau Timor yang menghubungkan Kupang dengan Soe, Kefa, Atambua, Malaka, bahkan hingga Timor Leste,
ini jalur yang sangat penting, dalam keadaan seperti ini, negara harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat."|Johni Asadoma (Wagub Prov NTT)
Pemerintah Prov NTT bersama Instansi terkait bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan darurat.
salah satu upaya yang dilakukan adalah pembukaan jalur alternatif serta pembangunan jembatan sementara.
Kepala BPJN NTT, Janto, menjelaskan, ambruknya jembatan diduga akibat pergeseran struktur pondasi.
Saat ini, alat berat telah dikerahkan untuk penanganan awal.
“Kami menyiapkan pembukaan jalur alternatif dengan metode cross way di sisi jembatan, serta pembangunan jembatan darurat di sisi hilir,
Kondisi tanah memungkinkan sehingga diharapkan dalam waktu dekat bisa difungsikan."|Janto (Kepala BPJN NTT)
Wagub Prov NTT, Johni Asadoma mengatakan, pembangunan jalur alternatif darurat ditargetkan dapat selesai dalam waktu 3 hingga 5 hari ke depan, sehingga akses transportasi dapat segera kembali normal.
selain itu, ditemukan pula pipa air yang patah di lokasi kejadian yang berpotensi mengganggu distribusi air bersih ke wilayah sekitar dan sedang dalam penanganan lebih lanjut.
berdasarkan keterangan warga setempat dan anggota TNI, kerusakan jembatan mulai terlihat sejak Rabu (25/3) sore berupa retakan pada struktur.
Kondisi terus memburuk hingga Kamis dini hari. Warga bersama aparat sempat membantu mengevakuasi sepeda motor dengan cara menggotong melewati retakan sebelum jembatan mengalami penurunan lebih parah.
usai meninjau lokasi utama, Wagub Prov NTT, Johni Asadoma meninjau jalur alternatif sementara yang digunakan masyarakat melalui Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang.
Jalur tersebut terpantau masih dapat dilalui, namun terbatas untuk kendaraan roda dua dan roda empat kecil karena harus melintasi jembatan kayu yang sudah tua.
Johni Asadoma memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Kabupaten Kupang dan Brigif 21 Komodo yang telah sigap membantu pengamanan lokasi serta pengaturan arus lalu lintas.
untuk penanganan permanen, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan perencanaan ulang mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional.
Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan akses darurat segera terbuka agar mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Pembangunan, Bencana, Ekonomi,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: PUPR Ptov NTT, BPJN NTT, Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES

