Edisi: 1.478
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
NEW YORK, KUPANG TIMES - Kekalahan menyakitkan dari Tim Nasional Spanyol di Final Piala Dunia FIFA 2026 tampaknya meninggalkan luka mendalam bagi Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni.
Scalonk bahkan memberi sinyal akan mengakhiri kebersamaannya dengan La Albiceleste usai turnamen 4 (empat) tahunan tersebut.
Argentina gagal mempertahankan gelar Juara Dunia usai kalah 0-1 dari Spanyol melalui goal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu di MetLife Stadium, New York, Senin (20/07/26) dini hari WIB.
usai pertandingan, suasana emosional menyelimuti konferensi pers.
Scaloni terlihat tidak mampu menahan air mata, ketika ditanya mengenai masa depannya bersama Tim Tango.
Pelatih berusia 48 tahun itu mengatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah akan tetap menangani Argentina setelah kontraknya berakhir pada Desember 2026.
"Saya akan berbicara dengan presiden federasi (AFA).!
Saya punya pemikiran mengenai apa yang ingin saya lakukan.. Saya akan menyelesaikan kontrak saya, tetapi Saya merasa perlu waktu untuk berpikir."|Scaloni (Pelatih Argentina) dikutip dari Reuters.
Scaloni mengaku belum yakin mampu kembali membangun tim sehebat generasi yang dipimpinnya saat ini.
"Saya tidak tahu apakah sesuatu sebesar ini bisa saya lakukan lagi.. Kami harus membicarakannya."|Scaloni (Pelatih Argentina)
Scaloni menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Asociación del Fútbol Argentino (AFA) yang telah memberinya kesempatan memimpin tim nasional sejak 2018.
"Saya sangat berterima kasih kepada Presiden AFA, karena telah memberi saya kesempatan berada di posisi ini.. ini adalah pekerjaan impian bagi siapa pun."|Scaloni (Pelatih Argentina)
Sepanjang delapan tahun menukangi Argentina, Scaloni sukses mengubah wajah La Albiceleste menjadi salah satu kekuatan paling dominan di dunia.
di bawah kepemimpinannya, Argentina berhasil meraih sederet gelar bergengsi, mulai dari Juara Copa America 2021 dan 2024 • Finalissima 2022 • dan Juara Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar.
Namun, kegagalan mempertahankan Trophy Piala Dunia FIFA membuat Scaloni merasa membutuhkan waktu untuk mengevaluasi semuanya.
"Kami sudah memberikan segalanya sampai akhir.. Staf pelatih dan para pemain sudah berjuang habis-habisan.. Saya rasa wajar jika sekarang saya mengambil waktu untuk diri sendiri dan memikirkan semuanya."|Scaloni (Pelatih Argentina)
momen paling sedih terjadi ketika Scaloni mengingat perjalanan luar biasa tim yang dibangunnya selama bertahun-tahun.
"Saya tidak pernah membayangkan, begitu juga staf saya, kami bisa sampai di titik ini,
untuk memulai lagi, Anda membutuhkan banyak hal. Anda harus mengatur ulang pikiran dan membangun kembali tim seperti ini.. itu sangat sulit."|Scaloni (Pelatih Argentina)
dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Scaloni kemudian menutup pernyataannya.
"ini sangat menyakitkan.. Saya minta maaf."|Scaloni (Pelatih Argentina)
usai mengucapkan kalimat tersebut, Scaloni langsung berdiri dan meninggalkan ruang konferensi pers, memunculkan spekulasi bahwa; era emasnya bersama Timnas Argentina berpotensi segera berakhir.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Olahraga, Sepakbola,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Reuters,
| Penerbit: Kupang TIMES

