RESMI.! Kemendiktisaintek RI Ubah Nama Jurusan 'Teknik' JADI 'Rekayasa.'

Edisi: 1.411
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: JP|Properti

Ringkasan Berita:

Kemendiktisaintek resmi ubah nomenklatur prodi "Teknik" jadi "Rekayasa" agar selaras dengan standar internasional.

• Tenang aja Sobat Medcom, gelar lulusan nantinya tetap S.T. Ijazah alumni lama juga tetap sah.

• Maba jangan bingung! Materi kuliah tetap sama persis, cuma penamaannya aja yang kini jauh lebih modern.

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nomenklatur sejumlah program studi di perguruan tinggi, termasuk jurusan yang selama ini dikenal dengan nomenklatur Teknik. 

Perubahan tersebut berlaku efektif sejak ditetapkan dan menyasar ratusan program studi di seluruh Indonesia.

sebelum masuk ke daftar lengkap perubahannya, perlu diketahui bahwa; kebijakan tersebut tertulis dalam Salinan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 96/B/KPT/2025 tentang Nama Program Studi pada Jenis Pendidikan Akademik dan Pendidikan Profesi. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 September 2025 dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.

Aturan tersebut diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 32 Tahun 2021 tentang Penamaan Program Studi pada Perguruan Tinggi. 

Keputusan tersebut sekaligus mencabut dan menyatakan tidak berlaku Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor 163/E/KPT/2022 yang sebelumnya mengatur hal yang sama.

Perguruan tinggi berstatus PTN-BH, seperti: Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, diberi fleksibilitas untuk menggunakan nama program studi yang dianggap sepadan. Karena itu, sejumlah kampus kini tengah menyesuaikan dan memperbarui data program studinya di sistem pemerintah.

Alasan, 

sebenarnya alasan di balik perubahan nama tersebut berkaitan dengan keselarasan dengan istilah internasional, di mana kata "Rekayasa" merupakan padanan resmi dari 'Engineering.'

melalui perubahan ini, Pemerintah berharap lulusan perguruan tinggi Indonesia lebih mudah diakui di luar negeri dan kampus lebih mudah memperoleh akreditasi internasional.

Kebijakan tersebut sudah ketok palu dan resmi berlaku sejak ditetapkan pada 9 September 2025. 

'Gelar lulusannya juga tetep Sarjana Teknik (S.T.). 

Ijazah alumni lama juga tetap sah dan gak perlu diganti.'|tulis informasi di akun Instagram @akupintar.id, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.

bagi calon mahasiswa baru tidak perlu khawatir, apabila menemukan nama jurusan yang sudah berubah saat mendaftar. 

Materi perkuliahan yang dipelajari tetap sama, hanya penamaannya saja yang kini lebih modern dan selaras dengan standar internasional.

berikut, daftar lengkap perubahan nama Jurusan dari Teknik menjadi Rekayasa beserta padanan nama dalam bahasa Inggrisnya berdasarkan Salinan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025, antara lain:

1. Rekayasa Berkelanjutan - Sustainability Engineering, 

2. Rekayasa Bioenergi dan Kemurgi - Bioenergy Engineering and Chemurgy, 

3. Rekayasa Biomedis - Biomedical Engineering, 

4. Rekayasa Biosistem - Biosystem Engineering, 

5. Rekayasa Pertanian dan Biosistem - Agricultural and Biosystem Engineering, 

6. Rekayasa Pertanian - Agricultural Engineering, 

7. Rekayasa Dirgantara - Aerospace Engineering, 

8. Rekayasa Aeronautika - Aeronautics Engineering, 

9. Rekayasa Elektro - Electrical Engineering, 

10. Rekayasa Energi Terbarukan - Renewable Energy Engineering, 

11. Rekayasa Energi Panas Bumi - Geothermal Energy Engineering, 

12. Rekayasa Tenaga Listrik - Electrical Power Engineering, 

13. Rekayasa Sistem Energi - Energy System Engineering, 

14. Rekayasa Fisika - Physics Engineering, 

15. Rekayasa Geodesi - Geodetic Engineering, 

16. Rekayasa Geofisika - Geophysical Engineering, 

17. Rekayasa Geologi - Geological Engineering, 

18. Rekayasa Geomatika - Geomatics Engineering, 

19. Rekayasa Pengindraan Jauh - Remote Sensing Engineering, 

20. Rekayasa Industri - Industrial Engineering, 

21. Manajemen Rekayasa - Engineering Management, 

22. Rekayasa Logistik - Logistic Engineering, 

23. Rekayasa Industri dan Manajemen - Industrial Engineering and Management, 

24. Rekayasa Industri Pertanian - Agro-industrial Engineering, 

25. Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol - Instrumentation and Control Engineering, 

26. Rekayasa Instrumentasi dan Automasi - Instrumentation and Automation Engineering, 

27. Rekayasa Kelautan - Ocean Engineering, 

28. Rekayasa Perkapalan - Naval Architecture Engineering, 

29. Rekayasa Sistem Perkapalan - Marine Engineering, 

30. Rekayasa Transportasi Laut - Marine Transport Engineering, 

31. Rekayasa Keselamatan - Safety Engineering, 

32. Rekayasa Keselamatan Kebakaran - Fire Safety Engineering, 

33. Rekayasa Kimia - Chemical Engineering, 

34. Rekayasa Bioproses - Bioprocess Engineering, 

35. Rekayasa Komputer - Computer Engineering, 

36. Rekayasa Kosmetik - Cosmetics Engineering, 

37. Rekayasa Lingkungan - Environmental Engineering, 

38. Rekayasa Material - Materials Engineering, 

39. Rekayasa Metalurgi - Metallurgical Engineering, 

40. Rekayasa Material dan Metalurgi - Metallurgical and Materials Engineering, 

41. Rekayasa Mesin - Mechanical Engineering, 

42. Rekayasa Manufaktur - Manufacturing Engineering, 

43. Rekayasa Mekatronika - Mechatronics Engineering, 

44. Rekayasa Nuklir - Nuclear Engineering, 

45. Rekayasa Perminyakan - Petroleum Engineering, 

46. Rekayasa Minyak dan Gas - Oil and Gas Engineering, 

47. Rekayasa Pertambangan - Mining Engineering, 

48. Rekayasa Perumahsakitan - Hospital Engineering, 

49. Rekayasa Sipil - Civil Engineering, 

50. Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan - Infrastructure and Environmental Engineering, 

51. Rekayasa Transportasi - Transportation Engineering, 

52. Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan) - Water Resources Engineering, 

53. Rekayasa Perkeretaapian - Railway Engineering, 

54. Rekayasa Telekomunikasi - Telecommunications Engineering, 

55. Rekayasa Hayati - Bioengineering, 

56. Rekayasa Tekstil - Textile Engineering, 

57. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan - Robotics Engineering and Artificial Intelligence. 

Perubahan nomenklatur tersebut dinilai menjadi langkah penyesuaian pendidikan tinggi Indonesia dengan standar internasional, terutama penggunaan istilah engineering yang lebih luas dan multidisipliner.

selain itu, penamaan “Rekayasa” juga dianggap lebih mencerminkan pengembangan teknologi dan inovasi lintas bidang dibanding istilah teknik yang selama ini lebih umum digunakan.

Catatan Penting:

Rekayasa Masih bisa menggunakan kata Teknik.

Nah, itulah daftar Jurusan Teknik yang kini diubah menjadi Rekayasa. 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Pendidikan, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemendiktisaintek RI, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®