Ahok Bela Kebijakan Laptop Chromebook Nadiem Makarim.!

Edisi: 1.285
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: TCO|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kembali melanjutkan sidang perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, Kamis (08/01/26) yang menjerat mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim.

Sidang tersebut memperdengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan atau eksepsi yang diajukan pihak terdakwa.

dalam persidangan tersebut, JPU menegaskan, keberatan yang diajukan Terdakwa maupun Penasihat Hukum tidak termasuk dalam ruang lingkup eksepsi sebagaimana diatur dalam ketentuan Hukum Acara Pidana.

Jaksa menilai materi keberatan tersebut tidak sesuai dengan Pasal 164 KUHAP Juncto Pasal 75 ayat 2 huruf B KUHAP, sehingga seharusnya disampaikan dalam tahap pembelaan atau pleidoi, bukan pada fase eksepsi.

dalam perkara tersebut, Nadim Makarim didakwa telah memperkaya diri sendiri dengan nilai mencapai IDR 809,56 Miliar. 

selain itu, kebijakan pengadaan Chromebook juga disebut menimbulkan Kerugian Negara sebesar IDR 2,1 Triliun.

Kasus tersebut, menjadi sorotan publik, karena menyangkut kebijakan strategis di sektor Pendidikan Nasional.


Ahok: "Kalau Jadi Mendikbud, Saya Pakai Chromebook."

di tengah berjalannya perkara tersebut, pernyataan eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali mencuat. 

dikutip dari potongan video di program Kompas Petang, KompasTV, Kamis (08/01/26), Ahok mengatakan, secara pribadi dirinya akan mengambil kebijakan serupa, jika menjabat sebagai Menteri Pendidikan.

sekali bayar beli satu alat kagak bayar lagi seumur hidup, 

itu sertifikasi Google Education 4 tahap, gua bisa kontrol guru, gua bisa kontrol murid, gua bisa kasih pesan ke mereka, dan barang relatif murah.. Oke.”|Ahok (Politisi) 

Ahok menilai, sistem Chromebook memiliki keunggulan dari sisi kontrol, biaya, dan efektivitas penggunaan di dunia pendidikan.

Ahok mengatakan, pilihannya terhadap Chromebook bukan keputusan mutlak, dan dirinya siap beralih, jika ada teknologi yang lebih murah dan lebih canggih.

Jadi kalau gua pribadi nih, kalau gua jadi Menteri Pendidikan, gua pasti akan pakai sistem ini,

Kecuali ada keluar namanya tetrabook atau apa yang lebih murah, lebih canggih,

Ya, gua akan pindah."|Ahok (Politisi) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: KompasTV, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®