Edisi: 1.282
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
CARACAS, KUPANG TIMES - Pelaksana tugas (Plt) Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menawarkan kerja sama dengan Amerika Serikat dalam agenda yang berfokus pada 'pembangunan bersama.'
Pernyataan tersebut menandai sikap melunak pertama dari Caracas sejak pasukan Militer AS menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, Sabtu (03/01/26)
dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, Rodriguez mengatakan, pemerintah Venezuela memprioritaskan hubungan yang saling menghormati dengan AS.
sebelumnya, sebagaimana dilaporkan Reuters, Rodriguez sempat mengecam operasi militer AS sebagai Tindakan penangkapan illegal yang bertujuan merebut sumber daya nasional Venezuela.
"Kami mengundang pemerintah AS untuk bekerja sama dengan kami dalam agenda kolaborasi yang berorientasi pada pembangunan Bersama, dalam memperkuat perdamaian yang berkelanjutan,
Presiden Donald Trump, rakyat kami, dan Kawasan ini layak mendapatkan perdamaian dan dialog, bukan perang."|Rodriguez (Plt Presiden Venezuela)
Rodriguez, yang juga menjabat sebagai Menteri Perminyakan, selama ini dikenal sebagai sosok paling pragmatis di lingkaran dalam Maduro.
Sementara itu, Trump mengatakan pada Minggu (04/01/26) bahwa; dirinya dapat memerintahkan serangan lanjutan jika Venezuela tidak mau bekerja sama dengan upaya Washington untuk membuka industri minyak dan menghentikan perdagangan narkoba.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump, jelang sidang perdana Maduro di pengadilan federal New York.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum, Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: BBC News,
| Penerbit: Kupang TIMES

