Edisi: 1.282
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
NEW YORK, KUPANG TIMES - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro segera menghadapi Sidang, usai ditangkap Pasukan Elite Delta Force Amerika Serikat, atas perintah Presiden Donald Trump, Sabtu (03/12/25)
Sidang Nicolas Maduro, digelar di Pengadilan Manhattan New York.
selain Nicolas Maduro, Cilia Flores (Isteri Nicolas Maduro) juga akan menghadapi persidangan di Pengadilan Distrik Selatan New York.
terlepas dari proses persidangan, apa saja dakwaan yang diajukan Pemerintahan Trump untuk Nicolas Maduro.?
Pemerintah AS mengajukan 4 (empat) dakwaan untuk Nicolas Maduro, antara lain:
1. Konspirasi Terorisme Narkoba,
2. Konspirasi Impor Kokain,
3. Kepemilikan Senapan Mesin dan Alat Peledak,
4. Konspirasi memakai Senapan Mesin dan Alat Peledak.
Nicolas Maduro menghadapi tuduhan yang sama seperti di dakwaan sebelumnya yang diajukan pada 2020, periode pertama Pemerintahan Trump, dikutip dari Al Jazeera.
Jaksa Agung AS, Pamela Bondi sempat mengungkapkan dakwaan untuk Nicolas Maduro.
"Nicolas Maduro didakwa dengan konspirasi Narkoterorisme, konspirasi impor kokain, kepemilikan senjata api dan perangkat destruktif lain, dan konspirasi untuk menggunakan senjata mesin dan perangkat destruktif terhadap Amerika Serikat."| cuit Bondi di platform X, Sabtu (03/01/26)
cukup tahu • Militer AS menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan Cilia Flores, Sabtu (03/01/26)
Sebelum melakukan penangkapan, pasukan Negeri Paman Sam terlebih dahulu menggempur habis-habisan ibu kota Venezuela, Caracas.
setelah misi itu, Trump dengan bangga mengumumkan AS berhasil menyerang Venezuela.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya."|Trump (Presiden AS) di media sosial buatannya Truth Social.
Nicolas Maduro bersama Cilia Flores, langsung diterbangkan Amerika Serikat.
dalam kesempatan terpisah, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan, Pemerintah AS akan memimpin Venezuela dan menguasai sumber daya minyak.
Trump dan Maduro berselisih sejak di periode pemerintahan pertama politikus Republik itu.
Namun, hubungan kedua negara kembali meruncing sejak September tahun 2025, periode kedua Trump.
waktu itu, pasukan AS menggempur kapal yang mengangkut warga sipil di perairan lepas Venezuela dengan dalih membawa narkoba.
Serangan ke kapal di sekitar wilayah itu terus terjadi hingga berbulan-bulan.
Pemerintah AS sempat mengerahkan pasukan dan persenjataan di dekat perbatasan Karibia.
melihat serangkaian tindakan AS tersebut, pemerintahan Maduro meyakini niat mereka adalah menggulingkan kekuasaan dan menguasai sumber daya.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Aljazeera, WH, Kejagung AS, USA Today,
| Penerbit: Kupang TIMES

