Edisi: 1.558
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES – Kepolisian Republik Indonesia resmi mengenalkan tagline baru 'Polisi Bersama Masyarakat' seiring dimulainya era Kepala Polri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Jargon tersebut menggantikan 'Presisi' atau Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan ketika Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Kapolri.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir mengatakan, tagline 'Polisi Bersama Masyarakat' adalah penegasan arah kepemimpinan Kepala Polri baru.
Eddizon mengatakan, Suyudi menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.
'Polisi Bersama Masyarakat' bukan sekadar tagline, tapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas,
Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban."|Isir (Kadiv Humas Polri) dalam keterangannya, Selasa (06/10/26)
Eddizon mengatakan, semangat tersebut, sejalan dengan arah transformasi Polri yang disampaikan Suyudi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI.
dalam tes tersebut, Suyudi menegaskan, pentingnya profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Karena itu, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh anggota Polri,
Kritik dan masukan dari masyarakat juga harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas."|Isir (Kadiv Humas Polri)
Isir mengatakan, implementasi tagline tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik melalui pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan maupun respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban.
“harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri,
Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat."|Isir (Kadiv Humas Polri)
untuk memperkuat sosialisasi semangat tersebut, Polri menggunakan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai identitas komunikasi yang akan disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh jajaran Polri.
Pengamat kepolisian, Edi Saputra Hasibuan menilai, moto yang dibawa seorang pimpinan merupakan bagian dari semangat mendorong perbaikan institusi.
Perubahan tagline yang menyesuaikan kepemimpinan kepolisian pun dinilai wajar.
“Setiap pimpinan pasti memiliki moto kerja. Itu kita maknai bagian dari semangat Kapolri untuk bekerja lebih baik. Semua itu tujuannya adalah untuk perbaikan dan peningkatan kinerja Polri ke depan."|Edi (Pengamat Kepolisian) dikutip dari Tirto.id.
Edi mengatakan, semangat kebersamaan dengan masyarakat merupakan arah yang tepat karena polisi pada dasarnya memiliki fungsi sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.
“Kita harapkan ke depan Polri selalu ada di tengah masyarakat dan bisa membantu dan melayani masyarakat."|Edi (Pengamat Kepolisian)
Edi mengatakan, di sisi lain, persoalannya adalah bagaimana tagline tersebut diterjemahkan dalam pelayanan sehari-hari. • Sebab, kedekatan polisi dengan masyarakat tidak cukup diukur dari kehadiran anggota di ruang publik, kegiatan sosial, atau program kemitraan dengan warga.
Jika mundur ke belakang dengan menelisik tagline sebelumnya, yakni: Presisi, Edi menilai konsep tersebut telah membawa perubahan di tubuh Polri.
Namun, Edi mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
salah satu persoalan yang masih dirasakan masyarakat adalah kualitas pelayanan.
Masyarakat menginginkan pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik, tapi dalam praktiknya masih ada keluhan mengenai lambannya pelayanan.
“Faktanya masih banyak yang dikomplain, merasa pelayanan lambat dan kerap mengeluh polisi belum memberi rasa keadilan."|Edi (Pengamat Kepolisian)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Pelayanan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Polri,
| Penerbit: Kupang TIMES
