TANGGAPAN Mendikdasmen RI Abdul Mu'ti terkait SD di Kabupaten Manggarai Timur Dikirim Smart TV meski Tidak Ada Listrik.?

Edisi: 1.532
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: TCO|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menanggapi perihal Sekolah berdinding bambu di Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tapi dikirimi smart TV layar sentuh. 

Mu'ti menjelaskan, pengiriman smart TV tersebut memang bagian dari program digitalisasi yang digencarkan Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

smart TV itu dikirim ke semua sekolah, baik yang sudah teraliri listrik, maupun yang belum. 

"Oh, jadi begini. • Jadi program itu kan memang berjalan beriringan, tapi tidak sama, ya. • Kalau program digitalisasi memang targetnya semua sekolah, baik dia yang sudah ada listrik maupun yang belum ada listrik."|Mu'ti (Mendikdasmen RI) saat ditemui di Jakarta Pusat, Jum'at (11/09/26) malam.

dikutip dari ANTARA, SD Negeri Mboeng di Manggarai Timur-NTT, menjadi perhatian karena mendapatkan perangkat digital, berupa: papan interaktif, atau populer disebut Smart TV, untuk mendukung pembelajaran, meskipun muncul informasi bahwa sekolah belum memilki sumber listrik memadai.

Mu'ti menegaskan, khusus sekolah yang belum ada listrik, pemerintah sedang mengusahakan, semua sekolah memiliki jaringan listrik.

akan tetapi, upaya tersebut membutuhkan proses dan waktu. 

"Kemudian pembangunan sekolah itu kan memang berdasarkan prioritas tadi, yang daerah-daerah 3T, daerah-daerah yang memang tertinggal, dan sekolah rusak berat."|Mu'ti (Mendikdasmen RI)


Sekolah Rusak segera Diperbaiki, anggaran IDR 1 Triliun lebih, 

Mu'ti memastikan, sekolah yang viral di Prov NTT akan direvitalisasi pada tahun 2026 ini. 

Mu'ti menyinggung, ada 1.400 sekolah di Prov NTT yang perlu direvitalisasi.

"untuk tahun ini kami akan bantu dengan dana revitalisasi. • dan di NTT sendiri ada lebih dari 1.400 sekolah yang tahun ini akan kita bangun dengan anggaran lebih dari IDR 1 triliun."|Mu'ti (Mendikdasmen RI)

Mu'ti menekankan, pemerintah berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi sekolah-sekolah yang rusak. 

"dan mudah-mudahan secara bertahap sesuai dengan janji dan juga arahan Bapak Presiden semua sekolah akan bisa diperbaiki dalam rentang waktu sampai akhir tahun 2028."|Mu'ti (Mendikdasmen RI)

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Pendidikan, Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemendikdasmen RI, Antara, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®