Edisi: 1.532
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
LAS VEGAS, KUPANG TIMES – Juara Dunia Kelas Welter (66,7 Kg) World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia menang Technical Knockout (TKO) atas Conor Benn untuk mempertahankan sabuk juaranya di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (13/09/26) WIB.
dikutip dari WBC, Garcia mencetak TKO di Round 2 setelah menghujani Benn dengan pukulan bertubi-tubi yang memaksa wasit turun tangan untuk menghentikan pertarungan.
sejak Round 1, Benn tampil agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan untuk mendikte jalannya pertarungan.
Penantang asal Inggris itu beberapa kali mampu memberikan tekanan kepada Garcia dan sempat membuat sang juara harus bekerja keras untuk keluar dari tekanan.
meski mendapat tekanan sejak awal, Garcia tetap tenang dan berusaha mencari celah di pertahanan Benn.
Petinju asal Amerika Serikat tersebut tidak hanya bertahan, tetapi juga merespons melalui serangan balik yang cepat dan akurat setiap kali Benn membuka ruang.
Garcia kemudian mulai menemukan ritme pertarungannya.
sebuah pukulan hook kiri berhasil menembus pertahanan Benn dan menjadi salah satu serangan penting yang membuat Garcia mulai mengambil kendali pada Round 1.
Benn tetap berusaha mempertahankan gaya bertarung agresifnya dengan terus maju dan melancarkan kombinasi pukulan.
Namun, Garcia mampu menjaga jarak sambil memanfaatkan kecepatan tangan serta akurasi pukulan untuk meredam tekanan yang diberikan petinju Inggris tersebut.
memasuki Rounde 2, Benn kembali mencoba memberikan tekanan sejak awal.
Namun, situasi berubah ketika Garcia berhasil melepaskan pukulan uppercut keras yang mengenai Benn.
Pukulan tersebut membuat pertahanan Benn mulai terbuka dan memberikan kesempatan bagi Garcia untuk melancarkan serangan berikutnya.
setelah sempat gagal dengan pukulan hook kiri andalannya, Garcia dengan cepat melepaskan pukulan kanan keras yang tepat mengenai dagu Benn.
Pukulan tersebut membuat Benn terhempas ke kanvas dan terjatuh untuk menjalani hitungan wasit.
Benn masih mampu menjawab hitungan wasit hingga hitungan Ke-10 dan kembali berdiri untuk melanjutkan pertarungan.
begitu pertarungan dilanjutkan, Garcia langsung memberikan tekanan dan masalah kepada Benn.
Garcia terus menghujani Benn dengan kombinasi pukulan dari berbagai arah.
Benn berusaha menahan sebagian serangan dan menghindari beberapa pukulan lainnya dengan bergerak menjauh, tetapi tekanan Garcia semakin sulit dibendung.
Serangan bertubi-tubi tersebut membuat Benn berada dalam posisi tertekan dan kesulitan memberikan perlawanan yang efektif.
melihat kondisi tersebut, wasit akhirnya turun tangan untuk menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan TKO kepada Garcia pada Round 2.
dengan kemenangan tersebut, petinju berusia 28 tahun itu berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBC sekaligus memperkuat rekor profesionalnya menjadi 26 kemenangan, termasuk 21 kemenangan melalui KO/TKO, dan dua kekalahan.
Kemenangan atas Benn juga menjadi tambahan penting dalam perjalanan Garcia di kelas welter.
Garcia mampu mempertahankan sabuk juara dunia setelah menghadapi penantang yang sejak awal pertarungan berusaha memberikan tekanan melalui gaya bertarung agresif.
Sementara itu, Benn harus mengubur ambisinya untuk merebut sabuk juara dunia milik Garcia.
Kekalahan tersebut membuat rekor profesional petinju Inggris itu berubah menjadi 25 kemenangan, termasuk 14 melalui KO, dan dua kekalahan.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Olahraga, Tinju,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: DAZN, WBC Official,
| Penerbit: Kupang TIMES




