Qodari: "Efisiensi MBG Bisa Hemat APBN IDR 1 Triliun per Bulan."

Edisi: 1.445
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menegaskan, efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar IDR 1 Triliun setiap bulan. 

"menurut laporan atau menurut rapat yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu di Kemenko Pangan hitungannya bisa menghemat sampai kurang lebih IDR 1 Triliun setiap bulannya,

artinya: setahun itu bisa (menghemat) IDR 12 Triliun."|Qodari (Kepala Bakom RI) dalam konferensi pers di Jakarta, dilansir ANTARA, Rabu (17/06/26).

Qodari mengatakan, Pemerintah memperbaiki tata kelola MBG meliputi moratorium pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru, penghitungan insentif untuk SPPG senilai IDR 6 Juta per bulan, hingga melakukan fokus target penerima MBG untuk kelompok yang paling membutuhkan. 

"Juga fokus ke depan pembangunan SPPG di daerah 3T atau daerah terpencil sehingga kelompok-kelompok yang paling rentan ini bisa mendapatkan manfaat secara maksimal."|Qodari (Kepala Bakom RI)

Qodari mengatakan, Badan Gizi Nasional (BGN) selaku lembaga yang menjalankan MBG kini mengkaji efisiensi itu selama periode libur sekolah. 

sebelumnya, pemerintah mengatakan telah memangkas pagu program MBG pada APBN tahun anggaran 2026 dari sebelumnya IDR 335 Triliun menjadi IDR 268 Triliun.

BGN akan Fokus ke Ibu Hamil dan Menyusui, Balita, dan Anak, 

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari usai rapat dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin (15/06/26) mengatakan, MBG akan difokuskan kepada kelompok yang dinilai paling membutuhkan intervensi gizi, seperti: ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak usia dini. Siswa SMA, terutama yang masuk dari kategori mampu, berpotensi tidak akan lagi menjadi target pemberian MBG.

Arumsari mengungkapkan, usai melakukan penyusunan ulang penerima manfaat, BGN akan fokus menata tata kelola SPPG. 

dalam rapat di Kemenko Pangan pada Kamis (11/6), Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa jumlah SPPG kini telah melebihi target awal dari semula sekitar 21 ribu titik. 

dengan saat ini terdapat 27.877 titik atau kelebihan 6.877 titik.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Hukum, Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Bakom RI, BGN, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®