Edisi: 1.443
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
TEHERAN, KUPANG TIMES - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan, Kesepakatan Politik antara AS dan Iran telah tercapai.
melalui unggahan di Truth Social, Trump mengatakan, tekanan AS terhadap Iran dicabut seiring dengan kesepakatan tersebut.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai.. Selamat kepada semua.!"|cuit Trump (Presiden AS) di Truth Social, Minggu (14/06/26).
Kesepakatan Politik tersebut, rencananya akan ditandatangani secara resmi, Jum'at (19/06/26) di Jenewa, Swiss.
Iran sudah mengonfirmasi tentang kesepakatan bersejarah tersebut.
meski demikian, Iran menyatakan 'deal' tersebut belum benar-benar final, karena kedua pihak masih harus duduk di meja perundingan terkait persoalan yang paling mendasar, yakni: Pengayaan Uranium dan Nuklir.
Poin-poin Kesepakatan AS-Iran,
Kantor berita Iran Mehr mengungkap draf kesepakatan antara AS dan Iran yang berisi 14 poin nota kesepahaman (MoU).
Draf tersebut diketahui dari seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, dikutip dari News 18.
sejauh ini, belum ada rincian MoU yang dirilis secara resmi.
meski begitu, berdasarkan sumber Mehr, MoU AS-Iran, antara lain:
• Pengakhiran perang secara permanen dan segera di semua front, termasuk Lebanon.
• Komitmen AS untuk tidak mengintervensi urusan dalam negeri Iran dan menghormati kedaulatan Iran.
• Pencabutan total blokade angkatan laut dalam 30 hari.
• Komitmen AS untuk menarik pasukan dari sekitar Iran.
• Pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari berdasarkan aturan Iran.
• Penangguhan sanksi terhadap penjualan minyak dan petrokimia Iran serta pemulihan akses ke sumber daya keuangan.
• Rencana rekonstruksi senilai setidaknya USD 300 Miliar yang akan dipresentasikan oleh AS dan sekutu.
• Periode negosiasi selama 60 hari yang bertujuan mencapai kesepakatan akhir mengenai isu nuklir dan pencabutan sanksi serta pembatasan internasional yang terkait.
• Penegasan kembali oleh Iran atas komitmennya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir untuk tidak memproduksi senjata nuklir.
• Komitmen AS untuk tidak mengerahkan pasukan ke wilayah atau menjatuhkan sanksi baru selama periode negosiasi.
• Pencairan dana Iran yang dibekukan senilai USD 24 Miliar selama perundingan 60 hari, dengan setengahnya tersedia sebelum negosiasi dimulai.
• Pembentukan mekanisme pengawasan untuk memantau pelaksanaan perjanjian.
• Ratifikasi perjanjian akhir melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
• Negosiasi akhir baru akan dimulai setelah pencairan setengah dana Iran yang dibekukan, penangguhan sanksi minyak, dan pencabutan blokade angkatan laut.
cukup tahu • Perundingan dan Pembicaraan akhir, akan berfokus pada pengayaan, material hasil pengayaan uranium dan nuklir, serta pencabutan sanksi, dan rekonstruksi ekonomi.
Program rudal dan dukungan terhadap kelompok perlawanan sementara akan dikecualikan dari agenda.
Kesepakatan AS-Iran telah disambut baik oleh sejumlah negara, terutama para mediator.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dengan semangat mengumumkan soal tercapainya deal melalui akun media sosialnya pada Minggu.
Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan perdamaian jangka panjang.
selama menunggu penandatanganan resmi, masing-masing pihak akan kembali melanjutkan dialog dan menyusun kerangka perjanjian.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Mehr, News 18, Truth Social,
| Penerbit: Kupang TIMES
