TANGGAPI Aksi Mahasiswa, Qodari: "Prabowo sudah Hemat IDR 300 Triliun dan Panglima melawan Kebocoran APBN."

Edisi: 1.443
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Pemerintah memastikan apa yang sedang dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagian dari Efisiensi dan menciptakan Belanja yang tepat sasaran.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari menegaskan, ini sekaligus menjawab salah satu tuntutan aksi demo mahasiswa, Jum'at (12/06/26), terkait Pemborosan APBN.

Qodari menegaskan, langkah yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto sejak awal masa pemerintahannya justru berfokus pada penghentian pemborosan anggaran dan peningkatan efisiensi belanja negara.

mengenai tuntutan pertama, misalnya: terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor."|Qodari (Kabakom RI) dalam keterangannya, Sabtu (13/06/26).

Qodari menjelaskan, pada awal pemerintahan, Presiden Prabowo melakukan penghematan terhadap berbagai pos belanja yang dinilai tidak mendesak dan tidak esensial. Kebijakan tersebut, menurutnya, berhasil menghemat anggaran negara hingga sekitar IDR 300 Triliun.

selain itu, Prabowo berada di garis terdepan dalam upaya menghentikan kebocoran yang selama ini merugikan negara. 

salah satu langkah yang ditempuh Prabowo adalah pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola aset dan kekayaan negara.

Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah Panglima paling depan.. Panglima dalam melawan kebocoran APBN,

Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa."|Qodari (Kabakom RI)

meski demikian, Qodari mengakui, tuntutan dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. 

Pemerintah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.

tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi,

tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok masyarakat, apalagi mahasiswa."|Qodari (Kabakom RI)

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Bakom RI, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®