Edisi: 1.423
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena resmi melantik Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi PT Flobamor • PT Kawasan Industri Bolok • dan Direktur Kepatuhan Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Selasa (26/05/26) sore, WITA.
sebagai pemegang saham pengendali Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan tidak hanya bergantung pada penyertaan modal pemerintah daerah.
“BUMD tidak boleh hanya menjadi badan usaha yang hidup dari penyertaan modal daerah,
BUMD harus menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah,
Ia (BUMD) memiliki peran yang sangat vital bagi daerah,
selain sebagai motor penggerak perekonomian daerah, BUMD juga menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Pelantikan tersebut meliputi: Dewan Komisaris PT Flobamor (Perseroda) • PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda) masa bakti 2026–2030 • Direksi PT Flobamor (Perseroda) • PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda) masa bakti 2026–2031 • dan Direktur Kepatuhan BPD NTT masa bakti 2026–2031.
dalam sambutannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, jabatan yang diberikan harus dimaknai sebagai amanah besar untuk membenahi dan membawa BUMD menjadi lebih sehat, profesional, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Jabatan ini adalah ruang pengabdian, ruang pembuktian integritas, ruang kerja profesional, dan ruang untuk menjawab harapan besar masyarakat Nusa Tenggara Timur."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Perseroda Kawasan Industri Bolok,
eks Legislator RI itu, berharap kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda), kawasan industri tersebut menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Prov NTT.
PT Kawasan Industri Bolok tidak boleh sekadar dikenal sebagai kawasan dengan aset dan lahan semata, tetapi harus berkembang menjadi pusat investasi, aktivitas logistik, hilirisasi potensi lokal, serta penyerapan tenaga kerja.
“Kita ingin Kawasan Industri Bolok hidup. Ada aktivitas industri, investasi masuk, tenaga kerja lokal terserap, ada kemitraan dengan UMKM, dan terjadi pergerakan barang, jasa, teknologi, serta nilai tambah ekonomi."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena meminta jajaran pengurus baru segera melakukan konsolidasi internal, pemetaan aset secara akurat, penyusunan rencana bisnis yang realistis namun progresif, serta membangun komunikasi aktif dengan calon investor.
“Pastikan setiap aset daerah dikelola secara produktif dan tidak menjadi beban."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, Kawasan Industri Bolok harus menjadi simbol transformasi ekonomi NTT, yakni ekonomi yang bergerak dari potensi menuju produksi, dari produksi menuju pasar, hingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Perseroda Flobamor,
sementara itu, kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Flobamor (Perseroda), Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, pentingnya profesionalisme dan kemampuan membaca peluang usaha di tengah dinamika ekonomi saat ini.
PT Flobamor memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai sektor strategis, seperti: perdagangan, jasa, distribusi, pangan, transportasi, peternakan, energi, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila perusahaan memiliki strategi bisnis yang kuat, disiplin, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Perseroda BPD NTT,
Kepada Direktur Kepatuhan Perseroda BPD NTT yang baru dilantik, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, pentingnya menjaga kepercayaan publik sebagai fondasi utama industri perbankan.
“dalam dunia perbankan, kepercayaan adalah modal utama,
Fungsi kepatuhan bukan fungsi pelengkap, tetapi jantung dari kehati-hatian, integritas, dan keberlanjutan lembaga keuangan."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Politikus Golkar itu, menegaskan, Direktur Kepatuhan harus memastikan seluruh proses bisnis perbankan berjalan sesuai regulasi, prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, tata kelola yang baik, dan standar etika perbankan.
modernisasi dan digitalisasi perbankan harus berjalan seiring dengan penguatan integritas dan manajemen risiko.
“BPD NTT harus semakin modern, semakin digital, semakin inklusif, dan semakin dipercaya masyarakat, tetapi inovasi harus berjalan bersama kepatuhan, ekspansi harus berjalan bersama manajemen risiko, dan pertumbuhan harus berjalan bersama integritas."|Melki Laka Lena (Gubernur NTT)
Berikut, Daftar Pejabat yang dilantik, antara lain:
1. Revi Adiana Silawati • Direktur Kepatuhan BPD NTT,
2. Fredrik Lukas Benu • Komisaris Independen PT Kawasan Industri Bolok,
3. Daniel Tonu • Komisaris Independen PT Kawasan Industri Bolok,
4. Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia • Direktur Utama PT Kawasan Industri Bolok,
5. Kretisana Jagi • Direktur Keuangan dan Operasional PT Kawasan Industri Bolok,
6. Grace Lusiana Beeh • Direktur Kerja Sama dan Pengembangan Usaha PT Kawasan Industri Bolok,
7. Semuel Halundaka • Komisaris Independen PT Flobamor,
8. Sonny Supersemar Pellokila • Komisaris Independen PT Flobamor,
9. Dominggus Elcid Li • Direktur Utama PT Flobamor,
10. Maxi Julians Rihi Dara • Direktur Keuangan dan Operasional PT Flobamor,
11. Leonardo Adiyanto Waleng • Direktur Pengembangan PT Flobamor,
12. Fransiskus Kasmir Nuryadin Bata • Direktur Pengadaan Barang dan Jasa PT Flobamor,
13. Yose Rizal • Direktur Pengembangan Usaha PT Flobamor.
cukup tahu • Turut Hadir dalam acara Pelantikan, antara lain: Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma • Plh. Sekretaris Daerah Prov NTT, Flori Rita Wuisan • Pimpinan dan anggota DPRD Prov NTT • Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Prov NTT • Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT • dan Insan Pers.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES



