Ini 3 Pilar KERJA SAMA Kemenhan RI dan Departemen Perang AS.!

Edisi: 1.380
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: Kemenhan RI|Properti

VIRGINIA, KUPANG TIMES - 'Kesepakatan tersebut, terfokus pada tiga pilar utama sebagai fondasi penguatan hubungan pertahanan kedua negara.'

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Perang Amerika Serikat, Pete Hegseth resmi mengumumkan pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership/MDCP), Senin (13/04/26) di Pentagon.

Kesepakatan tersebut terfokus pada tiga pilar utama sebagai fondasi penguatan hubungan pertahanan kedua negara, antara lain: '1). modernisasi militer dan peningkatan kapasitas • 2). pelatihan dan pendidikan militer profesional • dan 3). latihan dan kerja sama operasional.'|isi dokumen resmi kerjasama di situs Departemen Perang AS, dikutip Selasa, 14 April 2026.

Dokumen tersebut, menulis MDCP sebagai kerangka panduan untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral sekaligus menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

dalam kerangka MDCP, kedua negara akan menjajaki berbagai inisiatif mutakhir yang disepakati bersama. 

Inisiatif tersebut mencakup pengembangan bersama kemampuan asimetris canggih dengan memanfaatkan teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah permukaan, dan sistem otonom.


Kedua negara juga membuka peluang kerja sama dalam dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan alutsista guna meningkatkan kesiapan operasional. 

selain itu, sebagai bagian dari penguatan kemitraan, kedua pihak berkomitmen meningkatkan pelatihan pasukan khusus gabungan.

Keterlibatan ini diharapkan dapat memajukan kepentingan keamanan bersama sekaligus memperkuat hubungan antarpersonel militer melalui perluasan kesempatan pendidikan militer profesional dan pembentukan jejaring alumni pertahanan.

Kemitraan ini disebut sebagai kelanjutan hubungan pertahanan Amerika Serikat dan Indonesia yang telah terjalin selama beberapa dekade. 

Kedua negara menegaskan kembali komitmen terhadap kerja sama yang dilandasi prinsip saling menghormati, kedaulatan, serta kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas regional.



BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Militer, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemenhan RI, Department of War USA, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®