Edisi: 1.337
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
RIYADH, KUPANG TIMES - Pemerintah Arab Saudi mengonfirmasi bahwa; militer Iran melancarkan serangan ke Ibu Kota Riyadh dan wilayah timurnya, Sabtu (28/02/26).
Pemerintah Saudi mengatakan, serangan tersebut berhasil dipukul mundur.
Pemerintah Saudi menegaskan, mereka berhak mengambil langkah balasan.
selain Arab Saudi, militer Iran juga menyerang sejumlah negara Teluk lainnya, antara lain: Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar.
Eskalasi tersebut terjadi, usai Militer Israel dan Amerika Serikat melakukan agresi militer ke Iran.
Arab Saudi Kecam Serangan Iran,
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, menyatakan, pihaknya mengecam keras serangan yang dilakukan Militer Iran.
Arab Saudi 'menyampaikan kecaman paling keras atas serangan Iran yang terang-terangan dan pengecut yang menargetkan wilayah Riyadh dan Provinsi Timur, yang berhasil dipukul mundur' demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.
Pemerintah Saudi menegaskan, mereka tidak akan tinggal diam atas apa yang disebut sebagai agresi yang tidak dapat dibenarkan tersebut.
'sehubungan dengan agresi yang tidak dapat dibenarkan ini, Kerajaan menegaskan bahwa; mereka akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan keamanannya dan melindungi wilayah, warga negara, serta para penduduknya, termasuk dengan opsi untuk menanggapi agresi tersebut.'|pernyataan Kemenlu Arab Saudi
Ledakan terdengar di Riyadh dan UEA,
selain di Riyadh, ledakan juga dilaporkan terdengar di Abu Dhabi dan Dubai, dua kota utama di Uni Emirat Arab.
seorang saksi di Abu Dhabi mengatakan kepada Reuters bahwa; dentuman keras terdengar di berbagai bagian kota.
saksi lain mengatakan bahwa; dirinya mendengar lima dentuman secara beruntun dalam waktu singkat.
berdasarkan laporan Reuters, satu orang tewas di Abu Dhabi, usai pecahan proyektil dari serangan rudal Iran menghantam ibu kota UEA tersebut.
sementara itu, dentuman keras juga terdengar di Dubai, meski penyebab pastinya belum dapat dipastikan. AFP melaporkan beberapa ledakan keras juga mengguncang Riyadh.
dua koresponden di Riyadh mengatakan, mereka mendengar satu dentuman keras disusul beberapa ledakan, setelah Iran bersumpah akan melakukan pembalasan atas serangan Militer AS dan Israel.
Qatar dan Kuwait ikut terdampak,
ledakan juga dilaporkan terdengar di Qatar saat Teheran melancarkan serangan balasan atas serangan Militer AS-Israel yang menargetkan Iran.
dikutip dari Hindustan Times, Seorang warga negara India bernama Shailja yang tinggal di Doha mengatakan, Ada suara ledakan, tetapi tampaknya berasal dari jarak jauh, mungkin rudal yang dicegat di udara.
Perempuan berusia 50 Tahun itu, mengatakan, keluarganya mengambil langkah pencegahan dengan tetap berada di dalam rumah.
“Kami berharap bisa bepergian ke India segera setelah wilayah udara dibuka,
sejauh ini, belum ada kerusakan di area kami, tetapi kami tetap waspada dan tinggal berdekatan satu sama lain.”|Shailja (Warga Kota Doha)
sebelumnya, UEA menutup wilayah udaranya ketika Militer Israel dan AS melancarkan serangan ke Iran.
Pemerintah UEA menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sejumlah rudal Iran dan menegaskan hak untuk merespons.
'Kementerian Pertahanan mengumumkan bahwa; Uni Emirat Arab hari ini menjadi sasaran serangan terang-terangan oleh rudal balistik Iran,
Pertahanan udara UEA merespons dengan efisiensi tinggi dan berhasil mencegat sejumlah rudal.''| pernyataan Kemenhan UEA dikutip AFP.
Abu Dhabi juga menyatakan bahwa; mereka mempertahankan hak penuhnya untuk merespons, seraya mengecam serangan tersebut sebagai eskalasi yang berbahaya.
Kuwait juga dilaporkan terlibat dalam menghadapi serangan yang masuk wilayahnya, Sabtu (28/02/26)
Serangan dipicu agresi militer AS dan Israel ke Iran,
Eskalasi tersebut bermula ketika Militer Israel melancarkan serangan ke Iran, Sabtu kemarin.
Serangan pertama dilaporkan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Warga di Teheran dilaporkan mendengar ledakan dahsyat saat ketegangan meningkat menyusul serangan militer pendahuluan yang dilakukan Israel.
sebagai respons, Militer Iran meluncurkan serangan balasan ke sejumlah negara di kawasan Teluk.
Kedutaan Besar AS di UEA menginstruksikan stafnya, termasuk staf Konsulat AS di Dubai, untuk berlindung di tempat aman, menyusul situasi keamanan yang berkembang.
dalam unggahan di platform X, Kedutaan AS membagikan nomor bantuan dan alamat email bagi warga negara AS serta menyerukan agar mereka mencari lokasi yang aman.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Militer, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Reuters, AFP,
| Penerbit: Kupang TIMES
