RESES di Amarasi, Kabupaten Kupang, Viktor Bungtilu Laiskodat DUKUNG Pendeta melanjutkan Studi di Bidang Lain.?

Edisi: 1.330
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: DPD NasDem NTT|Properti

KUPANG TIMES - Legislator RI Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat hadir di tengah warga Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Prov NTT, untuk mendengarkan langsung harapan yang lahir dari kehidupan sehari-hari. 

didampingi oleh Bupati Kabupaten Kupang, Yosef Lede, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang, Sofia Malelak-De Haan, VBL (sapaan akrab) menyimak berbagai pemikiran dan harapan dari warga Amarasi, seperti: sumur bor yang dinanti • beasiswa bagi guru PAUD • potensi wisata yang bisa diolah • dukungan untuk UMKM sebagai penggerak ekonomi • fasilitas posyandu • pengolahan lahan pertanian • dan jalan penghubung yang membuka peluang pertumbuhan ekonomi. 

"suara mereka sederhana, namun tajam, mereka menuntut kerja nyata dan kebijakan yang berpihak."|VBL (Legislator RI) 

di dalam diskusi bersama warga, Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, selain Pemerintah, Gereja harus berfungsi sebagai ruang pendidikan dan pusat pengembangan keterampilan sehingga Iman bertemu dengan pengetahuan untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

"di Eropa memperlihatkan suatu realitas yang patut kita renungkan,

Banyak gereja di kota-kota besar Eropa yang kini tidak lagi dipenuhi jemaat seperti dahulu, 

Bukan karena masyarakatnya (umatnya) kehilangan Iman kepada Tuhan, melainkan karena fungsi pembentukan karakter, pengetahuan, dan etos kerja telah berpindah ke ranah-ranah profesi, pendidikan, dan industri."|VBL (Legislator RI) 


eks Gubernur Prov NTT itu, mengatakan, dirinya sangat tertarik, ketika muncul gagasan, agar para Pendeta yang telah menyelesaikan S1 Teologi melanjutkan studi pada bidang lain, seperti: akuntansi • matematika • fisika, pertanian • perikanan hingga kedokteran. 

"Mengapa.? Karena gereja tidak boleh membatasi dirinya pada pengulangan disiplin yang sama,

Gereja harus melahirkan pemimpin yang memahami ilmu-ilmu strategis yang menopang kesejahteraan umat, 

Teologi tetap penting, tetapi penguasaan sains dan ekonomi adalah instrumen konkret untuk menghadirkan kesejahteraan."|VBL (Legislator RI) 

Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan, Gereja tidak boleh hanya menjadi tempat ibadah hari Minggu atau ruang untuk seremoni pernikahan dan pemakaman. 

Gereja harus hidup setiap hari, menjadi ruang pelatihan keterampilan, inkubator kewirausahaan, pusat literasi, dan laboratorium gagasan. 

di dalamnya harus ada pendidikan, desain usaha, pelatihan manajemen, dan pembinaan generasi muda.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: DPD Partai NasDem NTT, Humas Pemkab Kupang, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®