Edisi: 1.336
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
WASHINGTON DC, KUPANG TIMES - 'Trump dan Netanyahu mengklaim pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara pada Sabtu pagi.'
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal setelah serangan Militer Israel-AS terhadap Iran.
Trump menulis dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa; Khamenei yang berusia 86 tahun tewas dalam serangan gabungan AS-Israel, yang dimulai, Sabtu (28/02/26) pagi.
"Ali Khamenei sudah terbunuh.!
Dia (Khamenei) tidak mampu menghindari Sistem Intelijen dan Pelacakan Canggih kami dan karena bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada satu pun yang bisa dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya,
ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka."|Trump (Presiden AS) dalam cuitan di media sosial Truth Social, dilansir Reuters
Unggahan Media Sosial Donald J. Trump Truth 04:37 PM EST 25.02.2026 pic.twitter.com/mfxLLF50oG— Komentar Donald J. Trump yang Diunggah dari Truth Social (@TrumpDailyPosts) 28 Februari 2026
Pernyataan Trump berdasarkan Klaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang sebelumnya berbicara tentang serangan gabungan yang menargetkan Kantor Khamenei di Teheran.
selain mengonfirmasi kematian Khamenei, Trump mengeklaim adanya perpecahan di dalam tubuh militer dan keamanan Iran.
Trump mengatakan, banyak personel keamanan Iran yang kini enggan untuk terus melakukan dan mulai mencari perlindungan.
“Kami mendengar bahwa; banyak dari IRGC (Garda Revolusi), Militer, serta pasukan Keamanan dan Kepolisian lainnya, tidak lagi ingin berperang, dan mereka mencari imunitas dari kami,
semoga IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) dan Kepolisian akan bergabung secara damai dengan para patriot Iran."|Trump (Presiden AS)
Hingga saat ini, pihak Teheran belum memberikan pernyataan resmi terkait kondisi Pemimpin Tertinggi maupun klaim desersi massal yang disampaikan oleh Trump tersebut.
dilansir dari Al Jazeera English, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya mengklaim, Ayatollah Ali Khamenei telah terbunuh.
selain itu, kantor berita Reuters, mengutip seorang pejabat senior Israel yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa; Jenazah Khamenei telah ditemukan.
berita kematian Khamenei dibantah kantor berita Iran, Tasnim dan Mehr.
Keduanya melaporkan bahwa; Khamenei tetap teguh dan mantap dalam memimpin medan perang.
dalam apa yang tampaknya merupakan tanggapan terhadap klaim tersebut, kepala humas di kantor Khamenei menuduh musuh-musuh negara itu melakukan perang mental.
“Musuh menggunakan perang mental, semua orang harus waspada."|Pejabat Humas Pemerintah Iran, dikutip media pemerintah Iran.
sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Teheran mengenai pembunuhan Khamenei.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi sebelumnya mengatakan kepada NBC News bahwa; pemimpin tertinggi Iran, serta pejabat tinggi Iran lainnya, tetap dalam keadaan sehat.
Serangan udara pada hari Sabtu (28/02/26) di Iran menargetkan 24 provinsi, menewaskan sedikitnya 201 orang, menurut laporan media Iran, mengutip Bulan Sabit Merah.
Iran merespons dengan serangkaian serangan balasan, menargetkan Israel dan aset militer AS di seluruh Timur Tengah.
dalam pidatonya, PM Israel, Netanyahu mengatakan, banyak "tokoh senior" telah "disingkirkan" dalam gelombang serangan yang menargetkan para pemimpin senior, sementara Trump menyerukan agar pemerintah digulingkan.
"Israel, telah membunuh “para komandan di Garda Revolusi dan pejabat senior dalam program nuklir,
dan kami akan terus melakukannya."|Netanyahu (PM Israel)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum, Militer, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Reuters,
| Penerbit: Kupang TIMES
