Edisi: 1.329
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, meninjau, salah satu lokasi Pasar Kuliner Takjil yang berlokasi di Jln. Ir. Soekarno, Kel. Fontein, Kec. Kota Raja, Kota Kupang, Sabtu (21/06/26) sore.
setibanya di lokasi Kuliner, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena langsung meninjau sejumlah stand kuliner yang tertata rapi dan berbincang dengan para pedagang serta turut membeli jajanan berbuka puasa atau takjil di masing-masing stand yang dikunjunginya.
“semoga lancar dan laris jualannya ya."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) saat dirinya mengunjungi lapak-lapak tersebut.
dalam kesempatan tersebut, eks Legislator RI itu mengatakan, Bulan Ramadan merupakan periode dengan aktivitas ekonomi pangan yang juga meningkat signifikan, sehingga bersama BPOM, pengawasan terhadap keamanan makanan dan minuman harus dilakukan secara lebih cepat, adaptif, dan menjangkau langsung masyarakat.
“tadi dari perbincangan dengan para pedagang, dan juga laporan dari Kepala BPOM, bahan baku yang digunakan dan umumnya merupakan bahan baku yang sudah sesuai standar BPOM,
dan tentunya BPOM akan rutin terus melakukan pengecekan, pengujian dan pemeriksaan makanan di setiap tempat yang jual takjil untuk memastikan keamanan makanan yang dijual."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena, menekankan, pentingnya pendekatan edukatif secara berkelanjutan.
para Pedagang perlu diberikan pembinaan terkait praktik produksi pangan yang baik, agar pengawasan tidak semata-mata bersifat represif, tetapi mendorong peningkatan kesadaran akan keamanan makanan dan minuman yang diperdagangkan.
“Jadi saya lihat sudah ada kesadaran dari para penjual untuk menyajikan makanan yang sesuai dengan ketentuan, untuk buat makanan dan minuman yang baik, aman dan sehat,
Catatan pentingnya adalah jangan gunakan zat-zat kimia yang berbahaya yang dilarang oleh BPOM,
sehingga melalui kesempatan ini, saya juga himbau kepada para pedagang /penjual takjil atau makanan dan minuman apapun itu di seluruh NTT, agar gunakan bahan baku yang aman dan layak untuk dikonsumsi para pembeli / konsumen."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena berpesan kepada masyarakat Prov NTT untuk terus menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan dalam bulan Ramadhan.
selain itu, Politikus Golkar itu meminta masyarakat menumbuhkan sikap empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar masing-masing.
“yang pertama selamat Imlek untuk saudara/i Tionghoa di NTT, selamat berpuasa juga untuk saudara/i Nasrani dalam momentum prapaskah, dan tentu selamat menjalankan ibadah puasa bagi saudara/i Muslim di NTT,
ini tiga momen besar diwaktu bersamaan. Semoga ini dijalani dengan baik, penuh berkah, dan tetap jaga toleransi dan ketertiban dimanapun kita berada,
yang terpenting juga, selalu lihat kanan dan kiri,
apabila ada saudara-saudara kita, tetangga kita yang susah, agar kita bisa saling membantu, saling berempati, saling peduli satu sama lain,
Jangan bersikap apatis, agar kita bisa saling jaga satu sama lain, dan bisa hindari hal-hal buruk supaya tidak terjadi,
Saya harap, ini harus selalu kita laksanakan di lingkungan kita tinggal masing-masing."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
cukup tahu • Takjil adalah istilah umum untuk hidangan kudapan yang dimakan sesaat setelah berbuka puasa, biasanya berupa: makanan manis, seperti: kolak pisang ubi, sop buah, es campur, serta makanan gurih lainnya, seperti: gorengan, menu lauk pauk dan lain sebagainya.
turut hadir mendampingi Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena dalam safari Ramadhan 1447 Hijriah tersebut, antara lain: Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang, Sem Lapik, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Oemboe Wanda.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Ekonomi, Sosial,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Pemprov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES


