Iran mau Balas Kematian Khamenei, Presiden AS, Donald Trump BERI Peringatan Keras: "sebaiknya mereka tidak melakukannya.!"

Edisi: 1.337
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: WH|Properti

WASHINGTON DC, KUPANG TIMES - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran, agar tidak melakukan serangan balasan setelah pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Trump menyampaikan hal tersebut melalui akun media sosial Truth miliknya, Sabtu (28/02/26). 

Pernyataan ini sekaligus menanggapi ancaman balasan yang diklaim Teheran akan dilancarkan 'lebih keras dari sebelumnya.'

"Iran baru saja menyatakan akan menyerang dengan sangat keras hari ini, lebih keras dari sebelumnya, 

Namun, sebaiknya mereka tidak melakukannya, karena jika mereka melakukannya, kami akan menghancurkan mereka dengan kekuatan yang belum pernah dilihat sebelumnya.!"|Trump (Presiden AS) dikutip dari Al Jazeera English, Minggu (01/03/26).

Pernyataan Trump mencuat di tengah ketegangan yang meningkat tajam antara Washington dan Teheran, menyusul serangan AS dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi negara.

cukup tahu • sebelumnya, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sebagai kejahatan besar.

Pezeshkian berjanji akan membalasnya.

dalam pernyataan resmi dari kantor presidennya, Pezeshkian mengatakan, kematian Khamenei sebagai titik balik yang akan menorehkan babak baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah.

Pezeshkian menegaskan, pengorbanan sang pemimpin tertinggi akan menjadi simbol perlawanan terhadap apa yang disebutnya "penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis."

"Kejahatan besar ini tidak akan dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka halaman baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah,

Darah murni pemimpin tinggi ini akan mengalir seperti mata air yang deras dan akan menyingkirkan penindasan dan kejahatan Amerika-Zionis."|Masoud Pezeshkian (Presiden Iran) 

Pezeshkian mengatakan, dengan seluruh kekuatan dan tekad negara, serta dukungan umat Islam dan rakyat bebas di seluruh dunia, Teheran memastikan para pelaku dan komandan serangan tersebut menyesal atas tindakan mereka.

"dengan seluruh kekuatan dan tekad kami, dengan dukungan umat islam dan rakyat bebas di seluruh dunia, kami akan membuat para pelaku dan komandan besar ini menyesal."|Masoud Pezeshkian (Presiden Iran) 

Selain itu, Pezeshkian mengumumkan 7 (tujuh) hari libur nasional, menyusul 40 hari berkabung resmi yang telah ditetapkan sebelumnya, sebagai bentuk penghormatan terhadap Khamenei.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Militer, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Aljazeera English, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®