Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena BENTUK 5 Tim Kerja Percepatan Pembangunan Daerah.!

Edisi: 1.334
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
 
      Potret: KT|Properti

KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Percepatan Pembangunan Daerah, di Aula Fernandes, Kantor Gubernur Prov NTT, Jum'at (27/02/26).

di dalam Rakor tersebut, Pemprov NTT segera mengambil langkah progresif dengan membentuk 5 (lima) tim kerja khusus, untuk mempercepat pembangunan daerah. 

dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov NTT, Yosef Rasi, menjelaskan, pembentukan tim kerja tersebut, merupakan, upaya menyelaraskan potensi sumber daya manusia (SDM), alam, dan budaya dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

setiap tim akan terdiri dari 50 orang, dengan komposisi 60% pejabat struktural dan 40% staf. 

Tim tersebut bersifat lintas sektor dan tidak terikat kaku pada jabatan birokrasi, melainkan bekerja berdasarkan kapasitas pribadi dan kompetensi.

dalam arahannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena, mengatakan, tim tersebut dibentuk untuk mempercepat koordinasi, menghemat waktu dan energi lintas sektor. 

"Tim ini dibentuk untuk mempercepat koordinasi, menghemat waktu, dan energi,

Pengalaman saya, konsolidasi program bersama sangat penting agar kekuatan kita tidak bias ke mana-mana."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena membagi fokus percepatan ke dalam 5 (lima) tim strategis dengan koordinator masing-masing, antara lain:

1. Tim Akselerasi Dasacita dan Program Pusat di Daerah: dipimpin oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Prov NTT, Alfons Theodorus, tim ini bertugas me-review implementasi program unggulan daerah (Dasacita) serta program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih dan Swasembada Pangan.

2. Tim Implementasi Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu: dipimpin oleh Jonny Ericson Ataupah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT. 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menargetkan penurunan angka kemiskinan dari 17,5% menjadi 11,5% di akhir masa kepemimpinan. 

Fokus utama adalah validasi data man-to-man dan penindakan tegas bagi oknum yang memanipulasi data kemiskinan.

3. Tim Optimalisasi PAD: Dipimpin oleh Bernhard Menoh, Kepala Badan Keuangan Daerah Prov NTT, tim ini ditugaskan menutup kebocoran pajak, serta optimalisasi pendapatan daerah dengan meningkatkan sumber PAD yang ada maupun mencari sumber PAD baru.

4. Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan: Dipimpin oleh Selfi Nange, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Prov NTT, berfokus pada hilirisasi produk lokal melalui NTT Mart dan penyaluran KUR bagi ASN dan UMKM untuk kepentingan produktif.

5. Tim Komunikasi Pemerintahan: dipimpin oleh Prisila Parera, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov NTT, bertugas memproduksi pemberitaan dan konten positif harian untuk menjaga ruang publik dari gosip dan membangun motivasi dan optimisme masyarakat.


Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menyoroti masalah data kemiskinan yang sering kali tidak akurat di lapangan. 

eks Legislator RI itu meminta bantuan TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk mengawal distribusi bantuan sosial seperti PKH dan PIP agar tepat sasaran.

"Kita hanya urus orang miskin, bukan orang bermental miskin. Saya minta data diklarifikasi hingga tingkat desa, 

Jangan sampai bantuan dipakai untuk judi atau miras, 

Jika ada yang bermain dengan data kemiskinan, kita cari pasal hukum yang paling keras untuk mereka."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Politikus Golkar itu, mengatakan, Tim Kerja tersebut bersifat operasional tanpa mengambil alih tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD. 

Evaluasi kinerja tim akan dilakukan secara berkala setiap bulan hingga satu tahun untuk memastikan setiap target tercapai secara terukur.

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena meminta, segera dilakukan pengukuhan resmi bagi tim kerja serta penyusunan cascading kinerja bagi setiap ASN agar ukuran keberhasilan pembangunan menjadi lebih personal dan objektif.

cukup tahu • rakor tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena, didampingi Plh. Sekda Prov NTT, Rita Wuisan • Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov NTT, Yosef Rasi • Kepala Badan Keuangan Daerah Prov NTT, Bernhard Menoh • Pimpinan Perangkat Daerah • Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas • dan staf ahli.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Birokrasi, Politik, Pembangunan, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Humas Pemprov NTT, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®