Edisi: 1.305
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Nilai tukar Rupiah ditutup menguat 38 poin di level IDR 16.782 per-USD.'
Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, penguatan rupiah tidak semata-mata disebabkan sentimen pasar terhadap Wakil Menteri Keuangan RI, Thomas Djiwandono.
Thomas telah dipilih oleh Komisi XI DPR-RI sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan.
“Bukan karena Pak Thomas Djiwandono saja, memang langkah bank sentral sudah lebih baik dari pada yang sebelumnya saya pikirkan."|Purbaya (Menkeu RI) kepada wartawan di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Selasa (27/01/26)
eks bos LPS itu percaya bahwa; langkah bank sentral mampu menguatkan nilai tukar rupiah.
Purbaya menilai, dolar Amerika Serikat akan cenderung melemah di pasar global.
tidak sulit untuk memperkuat rupiah agar bisa melebihi level saat ini.
dalam menjaga stabilitas nilai tukar, Purbaya mengatakan, tugasnya adalah untuk memastikan bahwa; program-program ekonomi berjalan dengan baik, sehingga investor akan masuk ke pasar domestik dan mengerek nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 38 poin di level IDR 16.782 per USD pada perdagangan kemarin sore, Senin (26/01/26).
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah salah satunya dipengaruhi oleh pasar yang mendukung komitmen Bank Indoensia dalam menjaga stabilitas rupiah.
selain itu, Ibrahim menilai, penguatan rupiah dipengaruhi oleh proses pencalonan Thomas Djiwandono.
”Pasar merespons positif terhadap Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia di Komisi XI DPR RI sore ini."|Ibrahim (Dir. PT Traze Andalan Futures) dalam keterangan resmi, Senin (26/01/26)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Keuangan, Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kemenkeu RI, PT Traze Andalan Futures,
| Penerbit: Kupang TIMES
