Edisi: 1.304
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Lapangan Golf jadi tempat empuk buat para pengusaha minyak bernegosiasi, dari pada klub malam yang tidak sehat.'
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019–2024, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok jadi saksi sidang dugaan korupsi tata kelola mintak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
dalam kesaksiannya, Ahok bocorkan tempat negosiasi para raja minyak.
Ahok mengungkapkan, lapangan golf kerap dijadikan tempat bernegosiasi karena murah dan sehat.
karena tempat lain, seperti: klub malam merupakan tempat yang mahal untuk menjamu para pengusaha minyak serta tidak sehat.
"Saya kira golf adalah tempat negosiasi paling sehat paling murah, Jemur, jalan, murah, dan bayarin anggota main itu sangat murah."|Ahok (eks Komut PT Pertamina) dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/01/26).
Hal itu disadari Ahok saat dirinya gabung ke Pertamina.
Ahok membaca para pengusaha minyak dari Amerika Serikat, seperti: dari Exxon dan Chevron, cenderung senang bermain golf.
untuk itu, guna menemani para pengusaha sembari bernegosiasi, Ahok pun terpaksa belajar bermain golf hingga pergi ke sekolah golf.
"Karena misalnya saya nego dengan Exxon, saya mau minta bagian saham, itu ada negosiasi di lapangan golf,
Nah, itu biasa."|Ahok (eks Komut PT Pertamina)
cukup tahu • sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi tersebut menyeret sembilan terdakwa, yakni: pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa, Muhammad Kerry Adrianto Riza • Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) tahun 2023–2024, Agus Purwono • Direktur Utama PT Pertamina International Shipping tahun 2022–2024, Yoki Firnandi • Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi (PMKA), Gading Ramadhan Juedo • dan Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN), Dimas Werhaspati.
Terdapat pula terdakwa lainnya dalam persidangan yang sama, yakni: Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan • Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Maya Kusuma • Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga Edward Corne periode 2023–2025 • dan Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) periode 2022–2025, Sani Dinar Saifudin.
Kesembilan terdakwa diduga telah melakukan atau turut serta melakukan secara melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi, yang merugikan negara senilai IDR 285,18 Triliun.
Kerugian Negara Sentuh IDT 25 T Lebih,
Kerugian negara meliputi: kerugian keuangan negara sebesar USD 2,73 Miliar dan IDR 25,44 Triliun • kerugian perekonomian negara IDR 171,99 Triliun • serta keuntungan ilegal USD 2,62 Miliar.
Secara perinci, kerugian keuangan negara itu terdiri atas USD 5,74 Miliar dalam pengadaan impor produk kilang atau BBM serta IDR 2,54 Triliun dalam penjualan solar nonsubsidi selama periode 2021-2023.
Dampak Ekonomi,
Sementara, kerugian perekonomian negara merupakan kemahalan dari harga pengadaan BBM yang berdampak pada beban ekonomi yang ditimbulkan dari harga tersebut, sedangkan keuntungan ilegal didapat dari selisih antara harga perolehan impor BBM yang melebihi kuota dengan harga perolehan minyak mentah dan BBM dari pembelian yang bersumber di dalam negeri.
atas perbuatannya, kesembilan terdakwa disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Pengadilan Tipikor Jakpus, Ahok,
| Penerbit: Kupang TIMES
