Presiden RI, Prabowo Subianto: "dalam Sebulan MBG segera Lampaui Produksi Harian McDonald's.!"

Edisi: 1.302
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: Pinterest|Properti

DAVOS, KUPANG TIMES - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bicara tentang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam ajang World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/01/26).

dalam sambutan kunci di forum bergensi tersebut, Presiden RI, Prabowo mengatakan, program MBG segera mengalahkan McDonald’s (McD).

Ketua Umum Partai Gerindra itu, berkelakar, Indonesia hanya butuh waktu 1 (satu) tahun untuk melampaui capaian McD terkait porsi makanan ke masyarakat setiap harinya.

untuk memberi gambaran, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, kami akan melampaui McDonald’s, yakni: 68 juta porsi makanan per hari, 

Kami memulai program ini pada Januari tahun lalu."|Prabowo (Presiden RI) 

eks Menteri Pertahanan RI 2019-2024 itu, menargetkan, program MBG ini bakal mencapai 82,9 Juta porsi makanan per hari.

Adapun, program MBG diinisiasi pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu, dengan dapur awal sebanyak 190 unit yang menyediakan 570.000 porsi makanan per hari.

Belakangan, program MBG telah membangun 21.102 dapur yang beroperasi di seluruh Indonesia.

hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 Juta porsi makanan untuk 59,8 Juta anak, ibu, dan lansia yang hidup sendiri, mereka menerima makanan ini setiap hari,

sebagai perbandingan, McDonald’s memulai dapur pertamanya pada tahun 1940, dan untuk mencapai 68 juta porsi per hari, mereka membutuhkan waktu sekitar 55 tahun."|Prabowo (Presiden RI) 


Anggaran 2026,

total alokasi anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang 2026 ini tercatat IDR 335 Triliun. 

Angkanya naik lebih dari 5 (lima) kali lipat, dibandingkan realisasi tahun lalu yang hanya IDR 51,5 Triliun.

dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tercantum, sebanyak IDR 255,5 Triliun digunakan untuk pemenuhan gizi nasional atau pembelian makanan bergizi.

artinya: biaya yang akan digunakan untuk membeli makanan hanya 76% dari total anggaran yang dialokasikan untuk Program MBG.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro menjelaskan, rincian alokasi anggaran Program MBG pada tahun ini.

dari total IDR 335 triliun, sebanyak IDR 268 Triliun di antaranya dialokasikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga utama pelaksana program tersebut.

sementara itu, sisanya sebanyak IDR 67 Triliun disiapkan dalam pembiayaan belanja non Kementerian/Lembaga (K/L) sebagai cadangan kebutuhan program ke depan. 

Namun, dalam UU, tak ada rincian dan penjelasan terkait pembiayaan belanja non-K/L yang dimaksud hingga perlu menghabiskan alokasi jumbo tersebut.

"Pemerintah mengalokasikan IDR 335 T untuk melaksanakan program MBG di 2026,

sebesar IDR 268 T dialokasikan melalui belanja K/L pada BGN, dan sebesar IDR 67 T dialokasikan dalam pembiayaan/belanja non K/L sebagai antisipatif kebutuhan program MBG."|Deni (Kabiro KLI Kemenkeu RI), saat dikonfirmasi, Kamis (15/01/26).

Deni, mengatakan, pada tahun lalu, BGN hanya mampu menyalurkan alokasi anggaran sebesar IDR 51,5 Triliun atau hanya 72,5% dari total pagu yang dialokasikan mencapai IDR 71 Triliun.

di saat yang sama, jumlah target penerima pada 2026 hanya bertambah 32% menjadi 82,9 juta orang dibanding peserta yang telah menikmati MBG pada tahun lalu, yakni: sebanyak 56,13 Juta penerima manfaat.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: WEF Annual Meeting 2026, Kemensetneg, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®