Edisi: 1.304
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
Ringkasan Berita:
• Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan Pertamina melakukan proses blending BBM legal, bukan pencampuran ilegal.
• Pernyataan ini disampaikan Ahok saat menjadi saksi dalam sidang korupsi Pertamina di PN Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (27/01/26).
• Ahok menyatakan tidak mengetahui perhitungan kerugian negara sebesar IDR 285 triliun yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum.
JAKARTA, KUPANG TIMES - eks Komisaris Utama PT. Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan tidak ada pencampuran BBM secara ilegal oleh PT Pertamina, melainkan proses blending BBM yang legal dan diatur oleh Undang-Undang.
Hal itu disampaikan Ahok di sela persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak dan produk kilang minyak PT Pertamina periode 2018-2023 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/01/26)
"Kan terbukti gak ada oplosan kan, blending kan."|Ahok (eks Komut PT Pertamina) kepada wartawan.
selain itu, Ahok mengatakan, dirinya tidak mengetahui soal penghitungan kerugian negara dalam perkara ini yang nilainya mencapai IDR 285 Triliun, sebagaimana tuduhan Jaksa Penuntut Umum.
"Saya juga enggak tahu hitungannya gimana."|Ahok (eks Komut PT Pertamina)
cukup tahu • Seperti diketahui, Ahok dihadirkan sebagai sebagai saksi oleh jaksa penuntut umum untuk sembilan terdakwa dalam kasus dugaan korupsi ini.
para terdakwa tersebut, antara lain: Beneficial Owner PT Orbit Terminal Merak, Muhamad Kerry Adrianto Riza • Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi • VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, Agus Purwono.
Kemudian, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan • Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Sani Dinar Saifuddin • Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya • dan VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Edward Corne.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Ahok,
| Penerbit: Kupang TIMES
