Kepala BGN Sudaryono: "MBG Tender Politik Presiden Prabowo."

Edisi: 1.480
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: BPMI|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Sudaryono mengatakan dirinya menerima kritikan terkait masalah MBG. • Namun, dirinya tidak akan menghentikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.'

Kepala Badan Gizi Nasional yang baru dilantik, Sudaryono, menanggapi kritikan yang mendesak program makan bergizi gratis (MBG) dihentikan. 

Sudaryono mengatakan, dirinya akan menerima kritik terhadap program makan gratis ini, tapi tidak akan menyetopnya.

Makan Bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo.. direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian terpilih jadi Presiden."|Sudaryono (Kepala BGN) usai rapat perdananya di kantor BGN di Jakarta Pusat, Rabu (22/07/26) 

Sudaryono mengatakan, yang bisa dilakukan BGN adalah memperbaiki tata kelola, menyediakan gizi yang baik dan aman, serta memberikan efek positif terhadap perekonomian khususnya di desa-desa. 

ini adalah program dari rakyat dan akan diberikan kepada rakyat, ya.. Sekali lagi, kami mendengarkan. Saya mendengarkan, kami mendengarkan."|Sudaryono (Kepala BGN) 

Seusai dilantik di Istana Kepresidenan, Sudaryono menegaskan, dirinya tidak punya kepentingan pribadi dalam program makan bergizi. 

Sudaryono mengungkapkan, dirinya tidak memiliki dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menerima intensif dari pemerintah untuk menyediakan MBG ke sekolah-sekolah.

"Enggak ada, saya tidak punya SPPG. Saya tidak punya dapur.. tidak ada keluarga saya yang punya dapur."|Sudaryono (Kepala BGN) 

Sudaryono mengakui masih ada masalah dalam pelaksanaan MBG. 

salah satunya berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang menjerat Dadan Hindayana, eks kepala BGN, dan beberapa mantan petinggi badan gizi lainnya. 

"Kita sendiri telah menyaksikan bahwa; ada pelanggaran dari sisi tata kelola yang tidak transparan."|Sudaryono (Kepala BGN) 

cukup tahu • Sudaryono dilantik menggantikan Kepala BGN sebelumnya Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Nanik mengatakan bersyukur pernah membantu Presiden Prabowo dalam program makan bergizi gratis setelah menjadi pendukungnya selama belasan tahun. 

"Empat belas tahun ikut beliau, saya tahu persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang."|Nanik (eks Kepala BGN), Rabu (22/07/26)

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: BGN, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®