Edisi: 1.251
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana Kupang, menggelar Forum Advokasi Kebijakan Publik bertempat di Aula Subasuka, Sabtu (06/12/25).
Kegiatan tersebut, mengusung tema: “Diskusi Publik Kepemimpinan Transformasional Kepala Daerah: Reflektif Kepuasan dan Harapan Masyarakat Terhadap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang.”
hadir sebagai narasumber Dr. I Putu Yoga Bumi Pradana dan Dr. Laurensius Sayirani.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Putu Yoga Pradana, memaparkan, hasil riset tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Wali Kota Kupang dan Wakilnya pasca Pilkada 2024.
Dr. Putu, mengatakan, survei ini memiliki nilai strategis dalam memberikan masukan bagi tata kelola Pemerintah Kota Kupang kedepan.
survei dilakukan terhadap 576 responden di 6 Kecamatan, antara lain: Kecamatan Alak (100) • Maulafa (128) • Oebobo (131) • Kota Raja (74) • Kota Lama (45) dan Kelapa Lima (98).
hasil pengolahan data, menunjukkan, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 80,10%, melampaui standar minimal penilaian kinerja kepala daerah.
Dr. Putu, mengungkapkan temuan menarik: 65,28% responden tidak menyebutkan adanya kelemahan mencolok dalam kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
temuan tersebut, mengindikasikan, dr. Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francis, memperoleh legitimasi sosial yang kuat dari masyarakat.
Forum Advokasi Kebijakan Publik yang digelar HMPS IAN FISIP Undana, mempublikasikan, rangkaian temuan kunci yang memberi gambaran menyeluruh tentang arah pemerintahan Kota Kupang, antara lain:
• Fondasi kepercayaan publik menguat,
Tingginya tingkat kepuasan dan kepercayaan menunjukkan masyarakat menilai adanya perbaikan nyata dalam tata kelola.
• Konsistensi komunikasi menjadi aset kepemimpinan,
Hasil survei memperlihatkan pola komunikasi pemerintah yang dinilai terbuka, aktif, dan mudah diakses warga.
• Kupang berada di atas tren nasional untuk kota dengan tantangan struktural tinggi,
Di tengah persoalan klasik seperti sampah, air bersih, dan infrastruktur, capaian ini menempatkan Kupang pada posisi positif secara nasional.
Kepemimpinan yang Membangun Kepercayaan, Data yang Menggerakkan Kebijakan.
Survei SKM 2025 tidak menyatakan bahwa; Kota Kupang telah bebas dari persoalan.
Namun, survei tersebut, membawa pesan yang jauh lebih penting, antara lain:
1. Kupang telah menemukan arah baru, ritme baru, dan energi baru,
2. Masyarakat mulai merasakan perbedaan, melihat kerja nyata, dan memberikan kepercayaan bagi pemerintah untuk bergerak lebih cepat,
3. Perubahan di Kota Kupang tidak terjadi karena keajaiban, tetapi karena momentum—buah dari kepemimpinan yang mau mendengar, bekerja, dan berjalan bersama rakyatnya.
dan hasil survei tersebut, diharapkan, Pemerintah Kota Kupang terus meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat, sejumlah tantangan, antara lain:
• Percepatan layanan dasar, khususnya air bersih, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur permukiman.
• Digitalisasi layanan publik untuk mewujudkan birokrasi yang cepat, transparan, dan efisien.
• Penguatan koordinasi antar-OPD agar eksekusi program lintas sektor lebih sinkron dan berorientasi hasil.
• Penataan sistem persampahan dan air bersih sebagai isu prioritas yang membutuhkan desain teknis dan manajerial yang lebih kuat.
• Tata kelola berbasis data (evidence-based governance) guna memastikan kebijakan diambil berdasarkan analisis empiris dan kebutuhan publik yang terukur.
Ini Perlu disikapi untuk dijadikan sebagai peluang dan kekuatan di Arah baru Kota.
Forum Advokasi Kebijakan Publik HMPS IAN FISIP Undana, menegaskan, pentingnya riset independen seperti Survei Kepuasan Publik 2025 sebagai instrumen kontrol sosial dan alat bantu perencanaan pembangunan.
Pemerintahan dr. Christian Widodo – Serena Francis, kini berada pada fase penting untuk mengonsolidasi capaian, menguatkan kepercayaan publik, dan mempercepat transformasi Kota Kupang menuju arah yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Sosial,
| Penulis: MP
| Editor: W.J.B
| Sumber: HMPS FISIP Universitas Nusa Cendana Kupang,
| Penerbit: Kupang TIMES


