Edisi: 1.193
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Jangan Kehilangan Harapan, karena harapanlah yang membuat kita tetap bertahan dan melangkah maju.
Harapan adalah cita yang ingin Kita capai dari waktu yang akan datang. • tentunya harapan tidak akan dicapai jika harapan tersebut tidak diberengi dengan tindakan untuk mencapainya.'
Harapan Pemerintah mengakomodir aspirasi para tenaga honorer yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada seleksi PPPK tahap 2 diwujudkan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dengan memberangkatkan perwakilan tenaga honorer Kota Kupang dengan dana pribadi, sekaligus mendampingi mereka untuk menemui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) di Jakarta, Selasa, (07/10/25).
Pertemuan itu, untuk memperjuangkan aspirasi tenaga honorer, khususnya tenaga kependidikan dan guru berstatus R4, termasuk tenaga kesehatan sukarela dan guru R5 yang belum terakomodir dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, A.D.E. Manafe, S.IP., M.Si, bersama Admin instansi pengadaan PPPK Kota Kupang, Victor Marthen Johannis, S.Kom, serta Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho.
Sementara dari pihak tenaga honorer, hadir dua perwakilan tenaga kependidikan, Agustinus Laga Suban dan Kurnia Aked, SE, dan satu guru honorer berstatus R4, Rismanto M.
Rombongan Pemerintah Kota Kupang diterima oleh Alex Beny, selaku PIC Kemenpan RB. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan konsultasi dan koordinasi terkait mekanisme seleksi PPPK dan status tenaga honorer non-ASN, termasuk tenaga berstatus R4 yang belum terdata dalam basis data resmi pemerintah meskipun telah lama mengabdi.
Pihak Kemenpan RB dalam pertemuan tersebut meminta agar para tenaga honorer tetap mengikuti seluruh tahapan proses yang sedang berjalan, sembari menunggu ketentuan dan kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
usai pertemuan, Wali Kota Kupang, dr. Christian menyampaikan apresiasi kepada perwakilan tenaga honorer atas semangat dan kesabaran mereka dalam mengikuti proses yang ada.
dr. Christian, menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk terus mendukung perjuangan para tenaga honorer.
salah satu perwakilan honorer tenaga kependidikan, Agustinus Laga Suban, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang atas perhatian dan langkah nyata yang telah dilakukan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang tidak hanya mendengar keluhan kami, tetapi juga benar-benar memperjuangkannya sampai ke Kemenpan RB."|Agustinus (Perwakilan Tenaga Honorer)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Sosial,
| Penulis: MP
| Editor: W.J.B
| Sumber: Humas Pemkot Kupang,
| Penerbit: Kupang TIMES
