Edisi: 1.193
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Sidang Sinode Istimewa Ke-III Tahun 2025, telah berlangsung 9 (sembilan) hari.
selama proses persidangan, penulis mengamati, ternyata sebagian peserta (tidak semua) menunjukkan tanda-tanda kurangnya kompetensi dalam berteologi maupun dalam memahami substansi persidangan.
Hal tersebut terlihat dari kualitas pertanyaan yang diajukan dalam sidang, juga dari hasil perbincangan informal dengan beberapa peserta yang penulis temui.
Pengamatan tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang mekanisme asesmen calon peserta sidang di tingkat klasis. • sejauh mana proses seleksi tersebut mempertimbangkan kapasitas teologis, pemahaman terhadap draf PPAG, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis.?
sebab, tidak sedikit peserta yang terlihat belum memahami isi draf, apa lagi membuat catatan kritis terhadapnya. • akibatnya, sebagian sesi yang seharusnya menjadi forum teologis yang bermartabat justru berubah menjadi ajang kelucuan intelektual • sesuatu yang ironis mengingat besarnya biaya dan tanggung jawab iman dari kegiatan sebesar ini.
Kritik ini, tidak hanya ditujukan pada sistem perekrutan, tetapi juga pada peserta yang datang tanpa kesiapan intelektual dan spiritual yang memadai. • menerima mandat sebagai peserta sidang tanpa terlebih dahulu mempelajari isi draf PPAG, bagi penulis, merupakan bentuk kelalaian intelektual yang serius • bahkan dapat disebut sebagai dosa intelektual.
sebab, banyak jemaat menaruh kepercayaan kepada para utusan ini untuk membahas dan merumuskan keputusan-keputusan penting bagi gereja dan tanggung jawab tersebut seharusnya dijalankan dengan fokus dan penuh kesungguhan.
Ke depan, harapannya ada pembenahan sistem asesmen dan seleksi peserta sidang agar kualitas diskusi dan hasil keputusan benar-benar mencerminkan kedalaman teologis serta tanggung jawab iman yang luhur.
Kiranya Allah Tritunggal senantiasa menyertai seluruh proses SSI hingga tuntas dan menuntun kita semua menuju gereja yang semakin dewasa dalam iman, pemikiran, dan tindakan.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Kritik,
| Penulis: IB (Teolog)
| Sumber: SSI Ke-III,
| Penerbit: Kupang TIMES


