Edisi: 1.169
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - tayangan video Presiden RI, Prabowo Subianto, menjelang diputarnya film utama di bioskop, menjadi pembicaraan hangat di media sosial, salah satunya X.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan, ditayangkannya rekaman video Presiden RI, Prabowo Subianto di pelbagai bioskop Tanah Air, jelang dimulainya pemutaran film merupakan suatu hal yang lumrah.
Prasetyo, mengatakan, penggunaan media publik sebagai medium penyampai pesan bukan sesuatu yang dianggap pelik.
"Sepanjang tidak melanggar aturan dan tak mengganggu kenyamanan, keindahan, itu hal yang lumrah."|Prasetyo (Mensesneg RI) dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (14/09/25)
tayangan video Presiden RI, Prabowo, jelang diputarnya film utama di bioskop hangat dibahas di media sosial, salah satunya X.
Video tersebut, menampilkan, klaim dan capaian kerja Presiden RI, Prabowo atas berbagai program pemerintahan.
dalam rekaman video tersebut, Kepala Negara menyatakan selalu siap untuk menghapuskan kemiskinan di Indonesia.
Presiden RI,Prabowo, dalam video tersebut, juga mengklaim ihwal berhasilnya program makan bergizi gratis (MBG) yang telah dijalankannya sejak awal tahun ini.
Syahdan, selain menampilkan sosok Prabowo, rekaman video ini merilis sejumlah data, misalnya; capaian keberhasilan program MBG yang telah menjangkau 20 Juta penerima manfaat, pembukaan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, serta pengoperasian 5.800 satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG di seluruh Indonesia.
lalu, rekaman video Prabowo juga menyajikan data produksi total beras nasional yang mencapai 21.760.000 ton total hingga Agustus 2025, keberhasilan cetak sawah yang mencakup angka 225 ribu hektare, hingga keberhasilan ekspor jagung sebanyak 1.200 ton pada awal tahun.
seorang pengendali akun X atas nama @aldiv**** mengaku kaget atas adanya penayangan video perihal klaim keberhasilan program pemerintahan Prabowo.
Aldiv, mengatakan, penayangan tersebut memang tidak mengganggu proses diputarnya film utama.
"mungkin sekadar saran, capaian seperti ini juga semestinya dipublikasikan dengan data pembanding dari lembaga riset atau penelitian agar hasilnya lebih fair."|cuit akun Aldiv, dikutip dari TCO, Minggu, (14/09/25)
Pengendali akun X lain atas nama @jisje**** berpendapat serupa.
Jisje, mengatakan, akan lebih baik jika pemerintah juga mempublikasikan klaim capaian program ini tidak hanya di bioskop, tapi juga melalui media yang lebih luas.
tujuannya, agar publik dapat mengetahui dan mengawal jalannya pemerintahan secara transparan.
"Kalau di bioskop saja, tidak semua orang ada di sini."|cuit Jisje
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kemensesneg RI,
| Penerbit: Kupang TIMES
