TERNYATA.! Istana Tidak Tahu soal Buruh Kupas Bawang diberi Upah IDR 700 Ribu per-Kg yang disinggung Prabowo: "Nanti Dicek."

Edisi: 1.505
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Picture: AI-G|Properti • ilustrasi

Ringkasan Berita:

• Presiden Prabowo memperkenalkan Susana, buruh pengupas bawang asal Bogor, Jawa Barat, saat pidato kenegaraan, Jumat (14/8/2026).

• Prabowo menyebut upah yang diterima Susana adalah Rp700 ribu per kilogram.

• Potongan pidato Prabowo itupun viral di media sosial.

JAKARTA, KUPANG TIMES - viral potongan video pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR-RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (14/08/26), yang memperkenalkan sosok bernama Susana.

Susana dihadirkan bersama sejumlah masyarakat lainnya yang merupakan penerima manfaat program prioritas pemerintah.

Prabowo mengungkapkan, Susana berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang.

Anehnya, Prabowo mengatakan Susana mendapatkan upah IDR 700 ribu setiap satu kilogram bawang yang dikupas.

"hari ini hadir bersama kita, Ibu Susana dari Kabupaten Bogor, dia bekerja sebagai buruh harian.. mengupas bawang dengan upah IDR 700 ribu per kilogram, 

Program Keluarga Harapan dan Program Sembako menjaga pendidikan anak-anaknya."|Prabowo (Presiden RI) Jum'at (14/08/26) dikutip dari YouTube channel TV Parlemen.


Klarifikasi Istana, 

Pidato Prabowo tersebut, lantas viral di platform media sosial, termasuk Threads.

Banyak warganet membandingkan upah mereka dengan upah Susana seperti yang dikatakan Prabowo.

"Saya dosen, S3, Lektor Kepala.. Saat ini penghasilan saya jauh dari penghasilan mengupas bawang."|Komentar seorang warganet.

menanggapi viralnya pidato Prabowo soal Susana, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, pihaknya akan mengecek kebenaran data tersebut.

Karena itu, Prasetyo belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pernyataan Prabowo soal upah Susana.

"Nanti kita cek ya.!"|Pras (Mensesneg) di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/08/26).

Prasetyo mengatakan, Pemerintah berjanji akan menelusuri kembali angka pasti yang dibacakan dalam pidato tersebut.

"Kalau detailnya kita cek."|Pras (Mensesneg)

Berapa Harga Bawang.?

Upah Susana yang disinggung Prabowo Subianto saat pidato kenegaraan, ternyata jauh lebih tinggi dibandingkan harga bawang itu sendiri.

berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga nasional bawang merah per 14 Agustus 2026 dibanderol seharga IDR 34.262 per-Kilogram, sedangkan bawang putih IDR 35.817 per-Kilogram.

Sementara, harga bawang merah di Jawa Barat sebesar IDR 32.247 per-Kilogram dan bawang putih IDR 34.030 per-Kilogram.

Soal upah, tentu saja upah pengupas bawang jauh dari angka yang disebutkan Prabowo saat memperkenalkan Susana.

dikutip dari Tribunnews.com tertanggal 19 September 2025, pengupas bawang di Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Marhani, mengaku mendapat upah IDR 1.000 per-Kilogram.

Pekerjaan tersebut dilakoni Marhani, dari subuh sampai malam bersama anak-anaknya.

"(Anak-anak) bantu-bantu saya.. Kalau misalnya ada bawang masuk, yang pergi angkut rumahnya bos, baru dibawa ke rumah, 

Setelah itu bersih, dibawa lagi ke sana, ditimbang."|Marhani (Buruh Harian), Jum'at (11/09/25).

Sementara itu, Gini, buruh pengupas bawang di Pasar Legi, Kota Solo, Jawa Tengah, mengatakan upah yang diterimanya tidak dihitung berdasarkan berat.

Gini mendapatkan upah IDR 10 ribu untuk setiap karung bawang yang dikupasnya.

Padahal, setiap karungnya, berat bawang bisa mencapai 20 Kilogram.

Bayaran tersebut didapatnya menurut sistem pembayaran buruh pengupas bawang di Pasar Legi.

"Satu karung ini isinya kurang lebih 20 kilo lebih.. tidak ada per kilo di sini, jadi satu karung seperti ini IDR 10 ribu."|Gini (Buruh Harian) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Kemensetneg RI, YouTube channel TV Parlemen, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®