Edisi: 1.502
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'bagi Prabowo, pembentukan karakter seseorang harus melewati hambatan dan rintangan.'
Presiden RI Prabowo Subianto berpendapat, orang-orang yang tidak pernah mengalami kesulitan dan penderitaan tidak bisa menjadi pemimpin.
Prabowo mengatakan, pembentukan karakter seseorang harus melewati hambatan dan rintangan.
Kepala Negara menyatakan hal tersebut dalam acara perayaan ulang tahun ke-50 Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sekaligus peluncuran bukunya, di Djakarta Theater, Jakarta, Jum'at (07/08/26) lalu.
“Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak menghadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan ndak jadi pemimpin.. Itu kenyataan."|Prabowo (Presiden RI) Jum'at (07/08/26) dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah RI.
eks Menteri Pertahanan itu, menilai, keberanian merupakan salah satu sikap yang harus dimiliki seorang pemimpin.
Namun, keberanian mesti didukung dengan nilai-nilai kebaikan dan empati.
“Berani tanpa kebajikan akan muncul sebagai pemimpin, tapi mungkin pemimpin yang tidak hati-hati, pemimpin yang tidak arif, pemimpin yang ujungnya membahayakan yang dipimpin."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo mengatakan, jiwa kepemimpinan bukanlah hadiah yang bisa didapatkan begitu saja.
“Kepemimpinan itu didapatkan melalui kerja keras, melalui sikap, melalui nilai-nilai yang ada dalam seorang."|Prabowo (Presiden RI)
dalam momen itu, Ketum Gerindra itu mengisahkan dirinya yang sempat memimpin pasukan khusus Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Prabowo mengklaim, dengan pengalamannya sebagai pemimpin, dirinya memiliki kemampuan untuk menilai seseorang hanya dengan interaksi sekilas.
“dari muda kita sudah berhadapan dengan 30 orang, pertama kali itu.. bahkan di Akademi kita sudah berurusan dengan orang, jadi kita sudah bisa lihat,
Kita bisa menangkap apakah itu dikatakan getaran, apa dikatakan insting, mungkin bahasa Inggrisnya vibes atau chemistry.. dan kita bisa menilai dari dua-tiga kalimat, dari pembicaraan, dari tanggapan."|Prabowo (Presiden RI)
Prabowo mengingatkan, pentingnya mempersiapkan generasi mendatang agar memiliki ketangguhan menghadapi persaingan antarbangsa.
Prabowo mengatakan, dirinya tidak ingin generasi penerus Indonesia mudah menyerah atau mengeluh.
“Apakah generasi-generasi penerus kita sekarang ini nanti kuat menghadapi persaingan antarbangsa yang semakin keras.? atau mudah menyerah, mudah mengeluh, mudah minta bantuan.?"|Prabowo (Presiden RI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: DPP Golkar, BKP RI, BPMI,
| Penerbit: Kupang TIMES
