Edisi: 1.515
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Bank Mandiri dan Polda Metro Jaya mengaktifkan kembali rekening milik ketua AMPB, Supriyono.'
Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Bank Mandiri mengaktifkan kembali rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, yang sebelumnya sempat diblokir.
Pengaktifan kembali rekening Botok dilakukan setelah Polisi mengklaim memperoleh sejumlah fakta hukum seputar uang donasi untuk demonstrasi warga Pati yang ditampung di rekening tersebut.
“terhadap penundaan rekening tersebut dapat dijalankan kembali dan kembali menjadi kewenangan dari Bank Mandiri."|Kombes Pol. Iman Imanuddin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/08/26) dikutip dari Antara.
dalam konferensi pers tersebut, turut hadir: Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Riduan • Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri • dan Ketua Komisi Hukum DPR Habiburokhman.
Iman menjelaskan, penundaan rekening • istilah yang dipakai polisi • dilakukan untuk memastikan dana donasi yang dikumpulkan berasal dari sumber yang tidak melanggar hukum.
langkah tersebut ditempuh guna melindungi para donatur maupun penerima donasi.
Penundaan transaksi rekening, dilakukan selama 5 (lima) hari kerja sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
“hari ini belum sampai lima hari kerja.. Namun, kami bergerak cepat untuk memastikan sehingga proses demokrasi dan penyampaian pendapat sebagaimana diatur oleh undang-undang juga bisa terlindungi bagi seluruh masyarakat."|Iman
sementara itu, Direktur Umum Bank Mandiri Riduan mengatakan, pihaknya bakal segera mengaktifkan kembali rekening milik Supriyono.
Riduan mengklaim, Bank Mandiri senantiasa memegang amanah nasabah dengan baik untuk menyelenggarakan perbankan secara bijaksana.
“sebagai bank yang melayani nasabah dengan konsekuensi yang diatur di dalam peraturan maka kami akan menindaklanjuti apa yang tadi disampaikan untuk segera melakukan pengaktifan kembali rekening yang kemarin disampaikan untuk dilakukan penundaan transaksi."|Riduan
cukup tahu • sebelumnya, rekening bank milik Supriyono diduga diblokir ketika mendampingi warga Pati menyampaikan aspirasi di Jakarta, Jum'at (21/08/26).
Rekening tersebut, berisi saldo IDR 80,9 Juta, berupa: dana pribadi dan donasi masyarakat untuk kebutuhan unjuk rasa.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Hukum,
| Penulis: W.J.B (tim)
| Sumber: Bank Mandiri, Humas Polda Metro Jaya, Komisi III DPR-RI,
| Penerbit: Kupang TIMES
