Edisi: 1.514
Halaman 7
Integritas |Independen |Kredibel
NAGEKEO, KUPANG TIMES - Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung rapat penanganan gempa bumi dan percepatan pemulihan wilayah terdampak di Posko Penanganan Gempa Bumi Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/08/26).
Rapat bersama Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, Wakil Panglima TNI, Gubernur dan Forkopimda Prov NTT tersebut membahas langkah percepatan penanganan di sejumlah wilayah terdampak di Pulau Flores.
Berdasarkan laporan BNPB, gempa ini berdampak pada 105 orang meninggal dunia, 1.678 orang luka-luka, 179.037 orang mengungsi, serta 81.436 rumah mengalami kerusakan.
Pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terus terpenuhi selama masa tanggap darurat, mulai dari logistik, layanan kesehatan, energi, hingga air bersih.
Pemulihan akses jalan dan jembatan serta penguatan sistem peringatan dini tsunami juga terus dilakukan.
untuk memperkuat penanganan dan mempercepat pemulihan, Presiden menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar IDR 200 Miliar, antara lain: IDR 40 Miliar untuk Pemerintah Prov NTT dan masing-masing IDR 20 Miliar bagi 8 (delapan) Kabupaten terdampak.
Usai rapat, Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi posko pengungsian di Lapangan Berdikari untuk menyapa dan mendengarkan langsung kondisi masyarakat.
Pemerintah akan terus hadir dan mendampingi masyarakat hingga wilayah terdampak kembali pulih dan kehidupan dapat berjalan normal.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Sosial, Kemanusiaan,
| Penulis: W.J.B (tim)
| Sumber: Sekretariat Kabinet, BPMI, BNPB, Forkopimda Prov NTT,
| Penerbit: Kupang TIMES

