Survei Kepuasan Publik Prabowo TURUN Ke 51,1%, Kepala Bakom RI Qodari: "NANTI Naik Lagi."

Edisi: 1.486
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penurunan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto. 

Qodari mengatakan, hasil survei merupakan potret opini publik pada periode tertentu sehingga dapat berubah seiring perkembangan kondisi dan realisasi program pemerintah.

"Jadi, kalau kemarin beberapa bulan yang lalu seperti di laporan SMRC itu 80 persen, sekarang 50 persen, ya insyaallah nanti 80 persen lagi."|Qodari (Kepala Bakom RI) usai meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, Selasa (28/07/26).

Qodari mengatakan, hasil survei tidak seharusnya dijadikan satu-satunya acuan dalam menilai kinerja pemerintah. • diperlukan pembanding dari lembaga survei lain agar gambaran opini publik lebih komprehensif.

Soroti Kondisi Ekonomi dan Politik,

Qodari menilai, sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kondisi yang positif. 

pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5%, inflasi terkendali, serta stabilitas politik menjadi modal bagi pemerintah untuk menjalankan berbagai program.

"Karena sesungguhnya kalau kita melihat fundamental ekonomi sangat bagus,

Pertumbuhan ekonomi 5 sekian persen.. Kemudian inflasi kita juga terkendali 3 persen."|Qodari (Kepala Bakom RI)

Qodari mengatakan, koalisi pemerintah yang solid menjadi faktor pendukung pelaksanaan program-program prioritas.

selain itu, sejumlah kebijakan mulai menunjukkan hasil, seperti: program swasembada pangan, penetapan harga pembelian gabah IDR 6.500 per-Kilogram, serta kemudahan akses pupuk bagi petani. 

"Jadi kita lihat perkembangan ke depan, ya. Kita menerima dan merespon semua masukan sebagai sesuatu yang berharga untuk melakukan perbaikan kinerja."|Qodari (Kepala Bakom RI)

Survei SMRC Catat Kepuasan Publik Turun, 

sebelumnya, SMRC merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo berada di angka 51,1% turun dari 81,2% pada survei November 2025. 

Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan, penurunan tersebut beriringan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum. 

"Penurunan kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo terjadi bersamaan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum."|Deni (Dir SMRC), Senin (27/7/2026). 

Survei dilakukan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang dipilih secara acak melalui wawancara tatap muka dan telepon. 

Survei memiliki margin of error sekitar 3,7%.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Bakom RI, SMRC, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®