Edisi: 1.463
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - Kejaksaan Agung resmi menetapkan tersangka Ke-7 perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional 2025-2026.
tersangka Ke-7 adalah Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Brigadir Jenderal Lalu Muhammad Iwan Mahardan.
“Kepada yang bersangkutan telah dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 puluh hari ke depan."|Syarief Sulaeman Nahdi, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, dalam konferensi pers, Kamis (02/07/26).
Syarief mengungkapkan, peran Lalu berawal pada 2025, saat meminta dua orang berinisial YCS dan RD -- kini berstatus saksi, mendirikan suatu perusahaan.
hal ini bertujuan menjadi sarana untuk melakukan penjualan alat berupa nampan makanan atau food tray kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan harga yang sudah ditentukan jenderal polisi tersebut.
“Jadi dalam harga tersebut itu termasuk ada bagian kepada saudara LMI untuk supaya titik tersebut di approve atau disetujui dengan penjualan ompreng itu."|Syarief Sulaeman Nahdi, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung
Syarief mengatakan, penyidik Jampidsus pun menjerat mantan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN 2024-2025 tersebut dengan Pasal 12 huruf a, huruf b, huruf e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Berikut, Daftar Tersangka Korupsi BGN, antara lain:
1. Kepala Badan Gizi Nasional 2024-2026 Dadan Hindayana
2. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi periode 17 September 2025–2 Juli 2026 Sonny Sanjaya
3. Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan 22 Oktober 2024–2 Juli 2026 Lodewyk Pusung
4. Pihak swasta atau orang kepercayaan Sony bernama Asep Yusuf Somantri
5. Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal Andri Mulyono
6. Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Glory Harimas Sihombing
7. Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Iwan Mahardan
Presiden RI Prabowo Puji Polri,
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan apresiasinya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80.
Prabowo menyinggung Polri yang terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolri beserta seluruh jajarannya yang terus melakukan pembenahan organisasi, meningkatkan profesionalisme, meningkatkan disiplin, memperkuat pelayanan publik dan membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa."|Prabowo (Presiden RI) di Satlat Latihan (Satlat) Brimob Polri di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/06/26).
Prabowo meminta Polri menjaga kehormatan dan menjaga bangsa serta rakyat Indonesia.
di akhir pidatonya, Prabowo mengucapkan lagi selamat Hari Bhayangkara Ke-80 untuk Polri.
"Jagalah kehormatan Kepolisian Republik Indonesia dan yang paling penting jagalah bangsa dan rakyat Indonesia,
Dirgahayu ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia.!
Polri untuk masyarakat, Polri presisi untuk Indonesia maju, selalu bersama rakyat, selalu menjaga Indonesia,
Polri di depan sebagai Bhayangkara bangsa Indonesia."|Prabowo (Presiden RI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Puspenkum Kejagung,
| Penerbit: Kupang TIMES
