Edisi: 1.439
Halaman 4
Integritas |Independen |Kredibel
LAMPUNG, KUPANG TIMES - 'berbagai peristiwa terjadi pada 1990-an.
Mulai dari krisis moneter Asia, mundurnya Soeharto, referendum kemerdekaan Timor Leste, hingga amandemen pertama UUD 1945.'
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan Indonesia telah salah arah sejak dekade 1990-an.
Penilaian itu yang kemudian membuatnya berkali-kali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden.
Prabowo mengungkapkan, banyak pihak yang mempertanyakan alasannya terus bertarung untuk jadi presiden.
"Sampai ada analis-analis, podcast-podcast, bilang 'Prabowo ingin banget jadi presiden.'|Prabowo (Presiden RI) saat berpidato di Bandar Lampung, Rabu (10/06/26) dikutip dari Sekretariat Presiden.
eks Menteri Pertahanan era Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo itu, mengatakan, dirinya gagal menjadi presiden sebanyak empat kali sebelum memenangkan Pilpres 2024.
yang PERTAMA • Prabowo mengatakan, saat dirinya maju konvensi calon presiden Partai Golkar pada 2004.
setelahnya, Prabowo juga kalah ketika menjadi calon wakil presiden pada 2009 dan calon presiden di 2014 dan 2019.
Prabowo mengklaim, dirinya berulang kali mencalonkan diri bukan untuk mendapat jabatan semata.
Ketum Gerindra itu mengatakan, Indonesia salah arah sejak puluhan tahun lalu.
"Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an Indonesia menuju arah yang salah,
Saya sudah melihat."|Prabowo (Presiden RI)
cukup tahu • pada tahun 1990-an, Prabowo merupakan Tentara aktif hingga diberhentikan pada 1998.
Periode itu juga, Prabowo melihat berbagai peristiwa bersejarah, mulai dari krisis moneter Asia, mundurnya mantan presiden Soeharto, referendum kemerdekaan Timor Leste, hingga amandemen pertama Undang-Undang Dasar 1945.
Pidato kali ini Prabowo sampaikan dalam Munas HIPMI ke-XVIII yang berlangsung di Hotel Novotel Bandar Lampung, Provinsi Lampung pada 10-11 Juni 2026.
Munas tahun ini mengangkat thema: "Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional."
Kegiatan tersebut menjadi ajang pemilihan ketua umum Hipmi untuk periode 2026-2029.
ada empat kandidat calon ketua umum HIPMI dalam pemilihan kali ini, antara lain: Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla.
HIPMI memperkirakan acara Munas dihadiri lebih dari 2.000 peserta, yang terdiri dari pengurus, mantan ketua, hingga para anggota organisasi tersebut.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: HIPMI, Sekretariat Presiden,
| Penerbit: Kupang TIMES
