Rupiah ANJLOK, Presiden RI, Prabowo Subianto: "Selama Purbaya Senyum, Tenang Saja."

Edisi: 1.414
Halaman 8
Integritas |Independen |Kredibel


PROV. JATIM, KUPANG TIMES - 'Presiden RI, Prabowo Subianto menunjukkan sikap santai menghadapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.'

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menanggapi santai kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. 

Prabowo mengungkapkan, dirinya tidak khawatir dengan kondisi ekonomi Indonesia selama Menteri Keuangan RI,  Purbaya Yudhi Sadewa masih bisa tersenyum.

Ketua Umum Partai Gerindra itu, mengatakan, saat ini Purbaya adalah sosok yang populer. 

"Purbaya sekarang populer banget.. selama Purbaya bisa senyum, tenang aja enggak usah kalian khawatir itu.!

mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar."|Prabowo (Presiden RI) saat berpidato di Desa Tingul, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/05/26) dikutip dari YouTube channel Setpres 

Prabowo mengatakan, naiknya dolar AS akan berpengaruh kepada orang-orang yang suka bepergian ke luar negeri. 

sambil berseloroh, Prabowo menyebut beberapa nama, seperti Ketua Komisi IV DPR-RI Siti Hediati alias Titiek Soeharto yang juga mantan istri Prabowo dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

"yang pusing yang suka ke luar negeri.. Ayo siapa ini.? Mbak Titiek ini pusing ini.. Menteri tapi pengusaha, coba ku cek.. Trenggono.? Ada.? sudah enggak ke luar negeri, oh kau ke pulau-pulau."|Prabowo (Presiden RI) 

selain itu, Prabowo juga menyebut nama Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani dan Ketua Kamar Dagang dan Industri, Anindya Bakrie. 

"Rosan.? Tapi enggak, dia sudah botak.. Lu duduk aja,

Anin, lu pusing boleh, lu pengusaha, lu Kadin."|Prabowo (Presiden RI) 

eks Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu meminta, masyarakat tidak terlalu khawatir dengan pergerakan rupiah terhadap dolar. 

Prabowo mengatakan, kondisi Indonesia masih aman dibanding negara-negara lain, khususnya di sektor pangan dan energi.

eks Menteri Pertahanan era Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo itu, menanggapi santai kondisi tersebut, karena masyarakat desa tidak menggunakan mata uang asing dalam kehidupan sehari-hari. 

Karena itu, Prabowo tidak khawatir dengan peringatan orang-orang soal rupiah yang melemah. 

"Rupiah begini, dolar begitu.. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan.?"|Prabowo (Presiden RI) 


cukup tahu • pada perdagangan Jum'at pagi, 15 Mei 2026, rupiah sempat melemah hingga ke level IDR 17.600 per-USD. 

Angka tersebut adalah yang tertinggi sejak krisis moneter Asia pada 1997-1998.

Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah akan menembus level IDR 18.000 per-USD pada Mei 2026. 

Kalau seandainya tembus IDR 18.000 di bulan Mei ini, ada kemungkinan besar rupiah itu akan menembus level IDR 22.000."|Ibrahim (Dir. TAF) dalam keterangan resmi, Jumat (15/05/26)

Ibrahim menilai, dua hari terakhir, yaitu: Kamis 14 Mei dan Jum'at 15 Mei, merupakan ujian bagi Indonesia. 

Sebab, pada saat perdagangan libur karena tanggal merah, tensi geopolitik di Timur Tengah terus memanas.

Sementara itu, Bank Indonesia hanya bisa melakukan intervensi di pasar internasional selama periode libur. 

oleh karena itu, dampak tekanan eksternal terhadap rupiah menjadi lebih besar. 

Namun, Ibrahim menilai, kondisinya bisa saja berbeda saat perdagangan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026.

dari segi eksternal, Ibrahim menyebut menguatnya dolar AS dipengaruhi oleh arah kebijakan bank sentral atau The Federal Reserve (The Fed). 

The Fed diperkirakan tidak akan menurunkan suku bunga sepanjang 2026 karena kenaikan inflasi AS yang cukup signifikan.

Sementara itu dari segi internal, Ibrahim menyoroti besarnya tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Sebab, pelemahan rupiah berdampak pada melonjaknya belanja subsidi minyak. 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Ekonomi, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: YouTube channel Setpres, TAF, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®