Edisi: 1.414
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - 'beberapa Pernyataan Prabowo Subianto dalam Pidatonya kerap memicu Pro dan Kontra.'
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto kerap melontarkan pernyataan kontroversial dalam berbagai pidatonya.
Teranyar, Prabowo mengatakan, walau nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat, hal itu tak berpengaruh bagi warga desa.
alasannya, warga desa tidak memakai dolar.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat dirinya berpidato dalam peluncuran gerai Koperasi Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/05/26)
Kepala Negara mengajak masyarakat untuk tidak perlu khawatir dengan keadaan rupiah yang telah menembus IDR 17.500 lebih per USD.
“Selama Purbaya (Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa) bisa senyum, enggak usah khawatir,
Mau dolar berapa pun, kan di desa-desa tidak pakai dolar."|Prabowo (Presiden RI)
Pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra itu, memicu kritik dari berbagai kalangan, salah satunya Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Syafruddin Karimi.
Karimi menilai, pernyataan tersebut bertujuan menenangkan psikologi publik.
sebab, kepanikan dapat memperburuk tekanan nilai tukar.
Namun, Karimi menekankan, ketenangan publik tidak boleh dibangun dengan penyederhanaan masalah.
“Masyarakat desa memang tidak memakai dolar di pasar, warung, sawah, atau kandang ternak,
meski begitu, mereka tetap hidup dalam sistem harga nasional yang sangat dipengaruhi dolar."|Karimi (Akademisi)
Karimi mengungkapkan, dampak rupiah yang melemah terhadap dolar, bisa dirasakan masyarakat desa secara tidak langsung.
saat mata uang RI melemah, biaya impor minyak dan gas (migas), pupuk, pakan ternak, pestisida, obat-obatan, alat pertanian, plastik kemasan, dan barang konsumsi impor ikut naik.
Kenaikan biaya ini bergerak melalui rantai distribusi, yakni pelabuhan, gudang, distributor, truk, pasar kecamatan, kios tani, lalu rumah tangga desa.
“Karena itu, desa tidak perlu membayar dengan dolar untuk merasakan dampak dolar."|Karimi (Akademisi)
Negara Kekeluargaan,
Pernyataan Prabowo yang lain, misalnya: soal Indonesia merupakan negara kekeluargaan.
hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di acara peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur.
Prabowo mengajak para pengusaha menjadi bagian dari Indonesia Incorporated atau negara kekeluargaan tersebut.
“Indonesia Incorporated sebetulnya artinya adalah negara kekeluargaan,
Jadi, semua bangsa ini satu korporasi."|Prabowo (Presiden RI)
eks Menteri Pertahanan era Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo itu, mengatakan, rakyat Indonesia merupakan bagian dari pemegang saham dari seluruh aset dan kekayaan negara ini.
Prabowo menekankan, semua pemimpin di setiap lapisan masyarakat dapat memperjuangkan hak rakyat atas kekayaan negara.
“Bukan sebaliknya.. Bukan pemimpin, Bukan pejabat, bukan mereka yang dipilih, malah berkolusi untuk menghilangkan hak rakyat atas kekayaan seluruh Indonesia,
Saudara-saudara sekalian, ini perjuangan kita bersama."|Prabowo (Presiden RI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: YouTube channel Setpres,
| Penerbit: Kupang TIMES
