Presiden AS, Donald Trump PERINTAHKAN Angkatan Laut AS Blokade Selat Hormuz dan Cegat semua Kapal.!

Edisi: 1.379
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: AE|Properti

WASHINGTON DC, KUPANG TIMES - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia. 

Perintah tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social, Minggu (12/04/26), hanya beberapa jam setelah perundingan AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

dalam pernyataannya, Trump menegaskan pasukan AS mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz, pada Senin (13/04/26) 

"pada titik tertentu, kita akan mencapai kondisi di mana semua kapal diperbolehkan masuk dan keluar,

Namun, Iran tidak mengizinkan hal itu terjadi."|Trump (Presiden AS) dikutip dari Aljazeera English.

Trump mengatakan, selain itu, Angkatan Laut AS akan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang diketahui telah membayar biaya kepada Iran untuk berlayar.

"saya juga telah memerintahkan Angkatan Laut untuk mencari dan mencegat setiap kapal di perairan internasional yang telah membayar tol ke Iran, 

tidak ada yang membayar tol ilegal akan mendapat jalur aman di laut lepas."|Trump (Presiden AS)

sikap tegas Trump, menunjukkan peningkatan ketegangan di kawasan Teluk, terutama setelah gagalnya upaya diplomasi antara Washington dan Teheran.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang melintasi sekitar seperlima pasokan energi dunia.

Setiap gangguan di wilayah ini memicu dampak besar terhadap perdagangan global dan harga energi.

Pictures: BL|Properti • aktivitas Kapal Tanker di Selat Hormuz

Penyebab kegagalan AS-Iran dalam mencapai kesepakatan, 

di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, sebelumnya mengatakan perundingan AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, karena tuntutan AS dinilai berlebihan. 

Baqaei mengungkapkan, kedua pihak sebenarnya telah mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu. 

Namun, masih terdapat perbedaan pandangan pada 2-3 topik utama yang menjadi penghambat kesepakatan.

dalam beberapa isu kami telah mencapai pemahaman bersama, tetapi masih ada perbedaan pada dua hingga tiga hal penting."|Baqaei (Jubir Kemenlu Iran) dilansir Tasnim News Agency.

meski tidak dijelaskan secara spesifik, perbedaan utama dalam perundingan termasuk berkaitan dengan 3 (tiga) isu krusial, antara lain: program nuklir Iran • pengaturan Selat Hormuz • dan tuntutan lain yang disampaikan AS-Iran.

Isu-isu tersebut dinilai memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan menjadi titik tarik-menarik kepentingan antara AS dan Iran. 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Aljazeera English, Tasnim News Agency, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®