Edisi: 1.336
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel
HOLLYWOOD, KUPANG TIMES - Peta persaingan industri hiburan Hollywood berubah drastis setelah Netflix Inc memutuskan mundur dari persaingan akuisisi Warner Bros. Discovery Inc.
Keputusan mundur tersebut, mempermudah jalan bagi pesaingnya, Paramount Skydance Corp, untuk merampungkan kesepakatan raksasa senilai USD 111 Miliar /atau sekitar IDR 1.863 Triliun atas studio legendaris tersebut.
Netflix menyatakan, meskipun yakin tawaran mereka dapat lolos regulasi dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham, mereka memilih untuk tidak melanjutkan perang harga.
“Kami selalu disiplin pada tingkat harga yang dibutuhkan untuk menandingi tawaran terbaru Paramount Skydance, kesepakatan ini tidak lagi menarik secara finansial."|manajemen Netflix dalam pernyataan resminya, Kamis (26/02/26).
sebagai gantinya, Netflix fokus menginvestasikan sekitar USD 20 Miliar tahun 2026 untuk produksi film, acara TV, dan konten hiburan orisinal lainnya.
pasar merespons positif langkah disiplin finansial Netflix.
saham perusahaan streaming tersebut mengalami kenaikan lebih dari 13% dalam perdagangan setelah jam bursa.
sebaliknya, saham Warner Bros justru menurun, karena investor tidak lagi mengharapkan adanya perang tawar-menawar (bidding war), sementara saham Paramount cenderung stabil.
sebelumnya, Netflix telah menandatangani kesepakatan senilai USD 82,7 Miliar pada Desember 2025 lalu.
Namun, tawaran balasan yang terus diajukan oleh Paramount Skydance membuat proses lelang tetap terbuka.
pada Kamis malam, dewan direksi Warner Bros, akhirnya menetapkan tawaran Paramount Skydance sebesar USD 31 per-saham sebagai tawaran yang lebih unggul.
“Saya sangat bangga dengan proses ketat yang dijalankan dewan selama lima setengah bulan terakhir, yang membawa kita ke ambang penggabungan dua perusahaan bersejarah ini dan antusiasme yang akan dibawanya bagi penonton selama bertahun-tahun ke depan."|Samuel A. Di Piazza Jr. (Ketua Warner Bros) dalam pernyataan.
Ancora Holdings Group, investor aktivis di Warner Bros, mengatakan, Keputusan Netflix untuk tidak menaikkan penawaran 'membuka jalan bagi pemegang saham untuk menerima lebih banyak uang tunai secara signifikan dan jalur yang benar-benar layak menuju persetujuan pemerintah.
dan 'ini adalah situasi saling menguntungkan bagi pemegang saham dan industri.'
Manuver Politik,
Perebutan akuisisi ini berlangsung sengit, baik di Hollywood maupun di Washington DC.
Co-Chief Executive Officer Netflix, Ted Sarandos, dan CEO Paramount, David Ellison, sama-sama melakukan kunjungan ke ibu kota AS pekan ini untuk bertemu dengan para anggota parlemen.
Sarandos menghabiskan sekitar satu jam pada Kamis (26/02/26) bersama pejabat pemerintahan Presiden AS, Donald Trump.
“Saya tidak berbicara kepada pers hari ini."|Sarandos (bos Netflix) saat meninggalkan Gedung Putih.
Ellison menghadiri pidato kenegaraan Presiden AS, Donald Trump pada Selasa (24/02/26) sebagai tamu Senator Republik Lindsey Graham dari South Carolina.
Graham juga terlihat berada di Gedung Putih pada Kamis kemarin.
Paramount Skydance diperkirakan masih akan menghadapi pengawasan ketat atas kesepakatan tersebut.
Komite Kehakiman Senat AS telah menjadwalkan sidang pada Rabu (04/03/26) untuk kembali mengkaji sistem penjualan Warner Bros, setelah sidang, sebelumnya digelar awal bulan Maret 2026.
Senator Demokrat Cory Booker dari New Jersey kembali mengundang Ellison untuk hadir.
Senator Demokrat dari Massachusetts, Elizabeth Warren, juga menyoroti kesepakatan Paramount tersebut.
“Merger Paramount Skydance-Warner Bros adalah bencana anti-monopoli yang mengancam harga lebih tinggi dan pilihan yang lebih sedikit bagi keluarga Amerika,
Segelintir miliarder yang selaras dengan Trump mencoba menguasai apa yang Anda tonton dan membebankan harga sesuka hati mereka."|Elizabeth (Senator Demokrat Massachusetts)
Netflix, sebagai pelopor televisi daring, telah membangun bisnis yang menguntungkan dengan lebih dari 325 Juta Pelanggan di seluruh dunia yang membayar langganan bulanan untuk menonton film dan serialnya.
Produsen film dan televisi tradisional, seperti: Paramount dan Warner Bros juga meluncurkan layanan streaming mereka sendiri.
namun, belum memiliki basis pelanggan sebesar para pesaingnya, di tengah penurunan jumlah penonton dan pengiklan di jaringan televisi konvensional mereka.
Penawaran Paramount mencakup jaringan televisi kabel Warner Bros, seperti: CNN dan TNT.
Timeline,
Perusahaan tersebut memulai proses penawaran dengan proposal privat pada September 2025, hanya sebulan setelah Ellison menyelesaikan merger Skydance Media dengan Paramount, yang memberinya kendali atas studio film Paramount, layanan streaming, serta jaringan televisi seperti CBS dan MTV.
Warner Bros. mulai meminta penawaran pada Oktober 2025, sebelum memfinalisasi kesepakatan dengan Netflix pada Desember 2025.
setelah terlihat kalah dalam persaingan, Paramount Skydance meluncurkan strategi multi-arah untuk kembali masuk ke arena.
Perusahaan memulai tender offer atas saham Warner Bros dan mengancam akan melakukan proxy fight dalam rapat umum tahunan berikutnya.
Paramount Skydance juga melobi regulator dan politisi, termasuk Presiden AS, Donald Trump, dengan Ellison beberapa kali melakukan perjalanan ke Washington DC untuk menyampaikan argumennya.
Paramount melakukan penyesuaian terhadap syarat penawarannya setelah berulang kali ditolak oleh Warner Bros, antara lain: Jaminan pribadi atas ekuitas senilai USD 45,7 Miliar dari sebuah perwalian yang dibentuk oleh ayah Ellison, Chairman Oracle Corp, Larry Ellison, salah satu orang terkaya di dunia dan sekutu Trump.
Paramount juga berjanji memberikan USD 2,8 Miliar kepada Warner Bros, untuk membayar kompensasi kepada Netflix atas pembatalan kesepakatan mereka, serta membayar USD 7 Miliar kepada Warner Bros, apabila kesepakatan tersebut gagal memperoleh persetujuan regulator yang diperlukan.
pada Kamis kemarin, Paramount menyatakan telah mengamankan komitmen pembiayaan utang sebesar USD 57,5 Miliar untuk mendanai transaksi tersebut, yang disediakan oleh Bank of America Corp, Citigroup Inc, dan Apollo Global Management Inc.
Sebelumnya, ketiga lembaga tersebut telah berkomitmen menyediakan USD 54 Miliar.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Bisnis, Hiburan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Bloomberg,
| Penerbit: Kupang TIMES


