Edisi: 1.345
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM mencukupi kebutuhan dalam negeri meski terjadi penutupan Selat Hormuz oleh Iran.'
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak atau BBM menyusul penutupan Selat Hormuz, akibat perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.
Bahlil memastikan stok bahan bakar mencukupi kebutuhan dalam negeri.
"Kami dengan Pertamina sudah melakukan switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil,
Jadi tidak perlu ada panic buying."|Bahlil (Menteri ESDM RI) saat di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar di Jakarta, Jum'at (06/03/26) malam
Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar itu, menanggapi, kasus antrean panjang di berbagai SPBU di sejumlah daerah, karena masyarakat takut tidak kebagian stok BBM.
Fenomena panic buying tersebut, dipicu oleh pernyataan Bahlil sebelumnya yang menyampaikan bahwa; stok BBM Tanah Air cukup hingga 20 hari.
Bahlil menegaskan, pernyataannya mengacu pada kapasitas penampungan minyak Indonesia yang hanya bisa menyimpan cadangan maksimal 25 hari.
Bahlil mengklaim, hal itu telah terjadi sejak dulu, bukan baru-baru ini.
standar Nasional menetapkan minimal cadangan minyak adalah untuk 20 hari ke depan.
Bahlil menilai, tidak ada masalah dari daya tampung penyimpanan minyak dan realisasinya di tengah eskalasi konflik Iran dengan AS-Israel.
"standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari,
sekarang minyak kita 23 hari,
Jadi itu artinya bahwa; standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi nggak perlu ada panik, Suplai lancar."|Bahlil (Menteri ESDM RI)
Bahlil mengatakan, Indonesia telah memproduksi mandiri solar di dalam negeri.
selama 20 hari, cadangan minyak berada dalam penampungan, proses produksi dan suplai tetap berjalan normal.
Bahlil mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang lantaran pemerintah mengklaim akan selalu hadir.
"Insya Allah sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman,
sekali lagi saya katakan aman,
Jadi jangan dengar provokasi-provokasi atau mis-informasi."|Bahlil (Menteri ESDM RI)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Minyak Bumi,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Kementerian ESDM RI,
| Penerbit: Kupang TIMES
