ini TANGGAPAN Gubernur Prov NTT, Melkiades Laka Lena tentang PERUBAHAN Status Bank NTT dari PT Ke Perseroda.!

Edisi: 1.342
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberikan tanggapan terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Prov NTT atas pengajuan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Bentuk Hukum Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah NTT menjadi PT Bank Pembangunan Daerah NTT (Perseroda).

Penyampaian tanggapan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna Ke-70 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emilia Nomleni, di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi NTT pada Jumat (6/3/2026).

Mengawali tanggapannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada seluruh Fraksi DPRD Prov NTT atas pandangan, saran, dan dukungan terhadap pengajuan Ranperda tersebut.

Kami menyampaikan terima kasih atas tanggapan, pandangan, serta berbagai saran yang disampaikan Fraksi-fraksi,

masukan tersebut menjadi bagian penting bagi pemerintah dalam melakukan perbaikan dan penguatan tata kelola pemerintahan serta pembangunan daerah."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

eks Legislator RI itu mengatakan, Pemerintah Prov NTT sepakat bahwa; perubahan bentuk hukum Bank NTT menjadi Perseroda bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta mendorong transformasi manajemen yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

dengan perubahan ini, Bank NTT diharapkan semakin kuat menjadi motor penggerak perekonomian daerah sekaligus memperluas kontribusinya terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menjelaskan, Bank NTT saat ini terus melakukan berbagai pembenahan, baik dalam peningkatan kualitas layanan, penguatan manajemen risiko, maupun transformasi digital guna meningkatkan daya saing di industri perbankan yang semakin kompetitif.

Politikus Golkar itu menegaskan, Bank NTT memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, khususnya melalui dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Usaha Mikro (KUMU), Bank NTT telah membantu lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan plafon IDR 150 Miliar dan menargetkan peningkatannya terus berjalan di tahun 2026.

Bank NTT tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu berkembang dan memperluas akses pasar."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengungkapkan, penurunan dividen Bank NTT pada beberapa tahun terakhir dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dampak Pandemi COVID-19 yang berdampak pada kemampuan debitur dalam memenuhi kewajiban kreditnya. 

selain itu, perubahan komposisi kepemilikan saham juga turut memengaruhi besaran dividen yang diterima pemerintah daerah.

target penerimaan dividen dari Bank NTT pada tahun anggaran 2026 sebesar IDR 110 Miliar tersebut akan diupayakan melalui peningkatan profitabilitas, ekspansi kredit yang selektif dan berkualitas, efisiensi operasional, serta penguatan pendapatan berbasis layanan (fee based income) dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.

Pemerintah juga terus mendorong penguatan modal Bank NTT secara terukur agar bank daerah ini semakin kuat, sehat, dan mampu berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, selain itu, Bank NTT juga berperan dalam mendukung program pembangunan daerah melalui berbagai inisiatif, seperti: digitalisasi pengelolaan keuangan daerah, fasilitasi pembayaran pajak dan retribusi daerah secara elektronik, serta dukungan pembiayaan pembangunan di kabupaten/kota.

transformasi Bank NTT menjadi Perseroda diharapkan menjadi momentum pembenahan menyeluruh untuk menjadikan Bank NTT sebagai lembaga keuangan daerah yang modern, profesional, serta mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Transformasi ini bukan sekadar perubahan status hukum, tetapi merupakan langkah penting untuk memperkuat peran Bank NTT sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengatakan, Pemerintah Prov NTT akan terus membuka ruang komunikasi dan menerima berbagai masukan dari DPRD Prov NTT maupun masyarakat melalui mekanisme yang berlaku, untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTT.


cukup tahu • Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Prov NTT, Petrus B. R. Tulus • Wakil Ketua III Prov DPRD Prov NTT, Kristien Samiyati Pati, 39 dari 65 anggota DPRD Prov NTT • Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Flori Rita Wuisan • Staf Ahli Gubernur • Asisten Sekda Prov NTT • para Pimpinan BUMD.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, Hukum, Perbankan, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Sekwan DPRD Prov NTT, Humas Pemprov NTT, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®