Edisi: 1.335
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekaligus peluncuran produk One Village One Product (OVOP) di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Jum'at (27/02/26) siang.
Kegiatan tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Prov NTT untuk memberdayakan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil, kelompok tani, dan UMKM di desa.
sebanyak 160 desa di Prov NTT akan menjadi fokus program, dengan masing-masing perangkat daerah provinsi mendampingi langsung desa binaan.
Khusus Desa Bolok, kegiatan didampingi oleh Dinas Peternakan Prov NTT.
Sebagai wujud komitmen membangun kemandirian ekonomi desa, pendampingan di Desa Bolok difokuskan pada budidaya ternak babi dan pengolahan daging se’i babi.
pada kesempatan tersebut diluncurkan produk OVOP Desa Bolok berupa: Se’i Babi Kikikaka.
berbeda dengan produk se’i pada umumnya di Kota Kupang, Se’i Kikikaka telah dikemas dalam berbagai ukuran, sehingga siap dipasarkan secara lebih luas.
dalam sambutannya, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menegaskan, desa dengan segala potensinya harus didorong untuk mengoptimalkan produk unggulan yang siap bersaing di pasar.
Program OVOP harus menghadirkan produk konkret dari setiap desa.
“ini bagian dari program Pemerintah Provinsi NTT untuk melakukan pendampingan desa dan kelurahan dalam memberdayakan ekonomi masyarakat,
semua desa punya potensi unggulan dan itulah yang harus kita olah dan optimalkan."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
eks Legislator RI itu menilai selama ini banyak produk daerah masih dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai tambahnya belum maksimal.
Karena itu, pemerintah mendorong perubahan pola dari sekadar produksi primer menjadi pengolahan bernilai tambah.
“Kita ingin memastikan rantai produk di NTT memiliki nilai jual lebih tinggi,
Kalau dulu kita hanya tanam, panen, dan jual, sekarang harus diubah: tanam, panen, olah, kemas, baru jual,
Nilai tambahnya pasti beda."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena kembali mendorong produk Se’i Babi Kikikaka dapat dipasarkan lebih luas sebagai oleh-oleh khas daerah.
dengan posisi Desa Bolok yang strategis dekat Pelabuhan Tenau dan Pelabuhan Bolok, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena meminta, produk tersebut dipasarkan di area pelabuhan serta masuk ke gerai NTT Mart.
“Produk ini bisa dijual di Pelabuhan Bolok dan Tenau sebagai oleh-oleh, dan juga dimasukkan ke gerai NTT Mart di Kabupaten Kupang maupun di Palapa."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)
cukup tahu • Pemerintah Prov NTT bersama Pemerintah Desa akan terus merumuskan dan mengembangkan produk unggulan tiap wilayah sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi lokal.
Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan, langkah selanjutnya adalah memastikan keberlanjutan produksi, agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat desa.
turut hadir Bupati Kupang, Yosef Lede, para Pimpinan Perangkat Daerah Prov NTT dan Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, dan Pelaku UMKM Desa Bolok.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Perdagangan, Ekonomi,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Humas Pemprov NTT, Humas Pemkab Kupang,
| Penerbit: Kupang TIMES


