Edisi: 1.308
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Thomas Djiwandono yang terpilih menjadi Deputi Gubernur BI menilai, belum adanya pengalaman di bidang moneter bukan suatu kekurangan.'
Wakil Menteri Keuangan RI sekaligus Deputi Gubernur Bank Indonesia terpilih Thomas Djiwandono mengakui, tidak memiliki pengalaman dalam mengelola Kebijakan Moneter.
meski demikian, Thomas menilai, hal itu bukan sebuah kekurangan.
“bahwa; saya tidak punya pengalaman moneter, saya tidak bisa pungkiri."|Thomas (Deputi BI) kepada awak media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, (28/01/26)
Thomas mengatakan, dirinya memiliki kapabilitas lain yang bisa melengkapi kekurangan itu, terutama pengalaman selama satu setengah tahun terakhir menjadi Wakil Menteri Keuangan RI.
Thomas bahkan mengakui, tidak memiliki pengalaman di Bidang Fiskal ketika ditunjuk menjadi Wakil Menteri Keuangan RI.
Thomas mempersilakan masyarakat untuk melihat rekam jejaknya selama menjadi Wakil Menteri Keuangan RI.
Thomas, mengatakan, dirinya akan bekerja sama dengan anggota Dewan Gubernur BI yang lain serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
“sekali lagi, poin saya, saya nggak melihat itu (tidak memiliki pengalaman) sebagai sesuatu kekurangan,
Kalau itu saya merasa kurang, saya lebih baik enggak maju,
tapi saya merasa saya bisa."|Thomas (Deputi BI)
cukup tahu • Thomas Djiwandono merupakan keponakan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Thomas pernah menjadi Bendahara Umum Partai Gerindra.
Namun, Thomas sudah mengundurkan diri sebagai anggota partai sejak 31 Desember 2025.
Thomas merupakan anak pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati.
Soedradjad Djiwandono adalah eks Gubernur Bank Indonesia yang kini mengajar di Nanyang Technological University, Singapura.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Keuangan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Thomas Djiwandono,
| Penerbit: Kupang TIMES
