Rahayu Saraswati: "10 Ribu Konstituen TOLAK Pengunduran Diri Saya.!"

Edisi: 1.299
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: RS|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Politikus Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan, konstituennya dari daerah pemilihan Jakarta III menolak pengunduran dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 

"Sara mengklaim, sebanyak 10 ribu konstituennya menandatangani petisi penolakan, 

mereka menyatakan penolakan terhadap pengunduran diri saya,

sehingga saya menyadari bahwa; kalau saya mau mundur ya harus mengundurkan diri lagi."|Sara (Legislator RI), di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (22/01/26) 

Perempuan yang karib disapa Sara itu, mengatakan, petisi penolakan itu menjadi dasar Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD DPR-RI untuk memutuskan dirinya tetap menjadi anggota DPR-RI periode 2024-2029. 

Sara menganggap petisi tersebut sebagai bentuk kepercayaan dari rakyat agar dirinya tetap mewakili suara mereka.

Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan konsituennya yang menandatangani petisi tersebut. 

Sara merasa memiliki tanggung jawab meski sebelumnya telah menyampaikan pengunduran diri. 

Putri Hashim Djojohadikusumo itu, mengatakan, dirinya akan menggunakan kesempatan ini untuk membuat bangga para konstituennya. 

Ya tentunya saya harus minimal mencobalah untuk bisa membuat mereka bangga dan melakukan tugas saya dengan baik."|Sara (Legislator RI)

cukup tahu • Penetapan status keanggotaan Saraswati diputuskan dalam rapat tertutup MKD yang digelar pada Rabu, (29/10/25). 

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Majelis Kehormatan Partai Gerindra Nomor 10-043/B/MK-GERINDRA/2025 tertanggal 16 Oktober 2025 perihal surat keterangan keanggotaan Rahayu Saraswati.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua MKD DPR-RI, Nazaruddin Dek Gam itu, menghasilkan keputusan yang bertentangan dengan niat Saraswati mengundurkan diri. 

MKD DPR memutuskan bahwa Saudari Rahayu Saraswati tetap sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029."|Nazaruddin (Ketua MKD DPR-RI) dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi, Kamis (30/10/25)

Wakil Ketua DPR-RI, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, MKD DPR-RI menetapkan status keanggotaan Sara berdasarkan keputusan mahkamah Partai Gerindra. 

Ketua Harian Gerindra itu mengatakan, mahkamah partai menolak pengunduran diri Sara.

"Pengunduran dirinya tak memenuhi syarat secara hukum, dan kemudian menetapkan Sara (tetap) sebagai anggota DPR periode 2024-2029."|Dasco (Kethar Gerindra) Kamis (30/10/25) 

Dasco mengatakan, ada beberapa pertimbangan mahkamah Partai Gerindra menolak Saraswati melepas jabatannya sebagai legislator. 

"Pertama, Sara hanya menyampaikan pengunduran diri secara lisan yang dipublikasikan lewat Instagram pribadinya pada awal September lalu, 

Namun, mahkamah Partai Gerindra tidak pernah menerima surat tertulis pengunduran diri itu, 

Sehingga Gerindra tidak pernah mengeluarkan surat penonaktifan terhadap Saraswati."|Dasco (Kethar Gerindra)

sebelumnya Rahayu Saraswati mengumumkan pengunduran diri dari DPR-RI lewat akun Instagram pribadinya, Rabu (10/09/25). 

Saraswati mengatakan, pengunduran dirinya berkaitan dengan pernyataan yang dinilai menyakiti hati masyarakat. 

"dengan ini saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR-RI kepada Fraksi Partai Gerindra."|Sara (Legislator RI) Rabu (10/09/25) 

Sara, mengatakan, latar belakang pengunduran dirinya berkaitan dengan pernyataan yang dia buat dalam siniar Antara TV dengan judul: "Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif" pada 28 Februari 2025. 

Video itu berdurasi 42 menit.

dalam video tersebut, Saraswati membicarakan kewirausahaan.

Saraswati, mengatakan, generasi muda harus mengambil inisiatif lebih untuk menekuni dunia usaha dan mencari pekerjaan.

Saraswati mendorong anak-anak muda menjadi pengusaha. 

"anak-anak muda, ayo kalian kalau punya kreativitas jadilah pengusaha, 

Jadilah entrepreneur, dari pada ngomel enggak ada kerjaan, bikin kerjaan buat temen-temen lu."|Sara (Legislator RI) 

Saraswati mengatakan, pemuda tidak bisa sepenuhnya berharap kepada pemerintah untuk menyediakan pekerjaan. 

"Jangan hanya bersandar, karena kalau masih bersandar kepada sektor-sektor padat karya dan bersandar kepada pemerintah untuk provide the jobs, kita masih di zaman kolonial berarti."|Sara (Legislator RI) 

Pada Rabu, 10 Februari 2025, Saraswati mengatakan, pernyataannya dipotong dan disebarkan di media sosial untuk menyulut amarah masyarakat. 

Namun, Saraswati merasa tetap bertanggung jawab atas pernyataan tersebut.

Saraswati pun meminta maaf karena telah menyakiti masyarakat. 

"Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya."|Sara (Legislator RI) 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: MKD DPR-RI, DPP Gerindra, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®