Edisi: 1.280
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
Potret: CNN|Properti • Presiden AS, Donald Trump bersama Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth sedang menyaksikan proses penyerangan dan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, Sabtu (03/01/26) waktu setempat
WASHINGTON DC, KUPANG TIMES - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan, usai serangan berskala besar, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, beserta istrinya, Cilia Flores ditangkap dan dibawa ke New York, untuk menghadapi tuduhan terkait perdagangan narkoba, kata Presiden Trump.
Berikut, Poin-Poin Utama yang disampaikan Presiden AS, Donald Trump, Usai Militer AS menyerang Venezuela, antara lain:
AS akan ‘mengendalikan’ Venezuela,
Presiden AS, Donald Trump mengatakan, AS akan “mengendalikan” Venezuela hingga terjadi “transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana."
Trump ditanya, bagaimana tepatnya AS akan melakukannya.? namun, dirinya tidak memberikan penjelasan yang detail.
Infrastruktur Minyak,
Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, perusahaan-perusahaan AS akan masuk ke Venezuela untuk memperbaiki infrastruktur minyaknya dan “mulai menghasilkan uang untuk negara tersebut.”
AS Siap untuk Serangan Kedua,
Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, AS siap untuk melancarkan serangan kedua ke Venezuela, tetapi kemungkinan besar tidak diperlukan
Sebuah ‘Kemitraan,'
Presiden AS, Donald Trump berbicara tentang ‘Kemitraan’ antara AS dan Venezuela, yang menurutnya akan membuat warga Venezuela ‘kaya, mandiri, dan aman.'
Trump menyebut Maduro sebagai ‘diktator yang tidak sah.'
Presiden AS, Donald Trump, mengatakan, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dan istrinya akan dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan terkait perdagangan narkoba.
cukup tahu • sebelumnya, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah membantah menjadi pemimpin kartel narkoba.
di sisi lain, Wakil Presiden Venezuela, Delcy RodrÃguez mengecam “agresi bersenjata terhadap negara kita” dan dewan pertahanan negara telah “diaktifkan”.
Delcy, menegaskan, Nicolás Maduro adalah Presiden satu-satunya di Venezuela.
Delcy, menyampaikan hal tersebut di televisi pemerintah setelah serangan AS ke negaranya.
“hanya ada satu presiden di Venezuela, dan namanya adalah Nicolás Maduro."|Delcy RodrÃguez (Wapres Venezuela)
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Militer, Politik, Hukum,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: White House, BBC News, AFP,
| Penerbit: Kupang TIMES


