Edisi: 1.306
Halaman 2
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - 'Pemerintah akan mengukur efektivitas program makan bergizi gratis setelah penerima manfaat mengonsumsi MBG selama satu tahun.'
Badan Gizi Nasional akan mengukur efektivitas program makan bergizi gratis setelah penerima manfaat mengonsumsi MBG selama satu tahun.
Kepala BGN, Dadan Hindayana menyebutkan beberapa poin yang akan menjadi indikator keberhasilan program ini meliputi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak.
“Nanti yang ngukurnya harus lembaga independen."|Dadan (Kepala BGN) usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta, Kamis (29/01/26)
Rakortas dipimpin Zulkifli Hasan selaku tuan rumah serta dihadiri jajaran pimpinan Kabinet Merah Putih, seperti: Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang • Menteri Agama, Nasaruddin Umar • dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi.
Dadan menjadikan Jepang sebagai percontohan keberhasilan program MBG terhadap pertumbuhan siswa.
Dadan mengatakan, di Jepang, terdapat perbedaan tinggi badan dari masyarakat kelahiran 1940-an hingga 2000-an.
perubahan tinggi badan yang signifikan tersebut, dipicu oleh kualitas makanan yang kian bergizi.
“itu terjadi peningkatan yang signifikan akibat peningkatan kualitas gizi,
Jadi bukan hanya potensi genetik, tapi juga kualitas gizi,
Nah, Indonesia akan seperti itu."|Dadan (Kepala BGN)
dalam kesempatan itu, Dadan menjawab pertanyaan wartawan ihwal cara mengukur perkembangan otak melalui tes kecerdasan otak, seperti: intelligence quotient.
“tentu saja."|Dadan (Kepala BGN) saat dikonfirmasi apakah akan ada tes IQ bagi siswa yang telah menerima program MBG selama setahun.
cukup tahu • sebelumnya, rencana mengukur efektivitas MBG terhadap pertumbuhan anak dan perkembangan otak juga disampaikan oleh Zulkifli Hasan dalam rapat.
“Kalau sebelum makan bergizi bagaimana fisiknya, pertumbuhannya, termasuk tentu pertumbuhan otak."|Dadan (Kepala BGN) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/01/26)
adapun MBG telah berjalan lebih dari satu tahun terhitung sejak program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto ini diluncurkan pada 06 Januari 2025.
Hingga kini, Badan Gizi Nasional mencatat MBG telah menjangkau 60 Juta orang.
Angka tersebut ditargetkan terus bertambah sampai 82,9 Juta orang sepanjang 2026.
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Kesehatan,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: BGN,
| Penerbit: Kupang TIMES
