Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena TINDAK TEGAS Manipulasi Absensi: "Kinerja dan Kehadiran ASN akan Diverifikasi sebagai Dasar Kebijakan Lanjutan."

Edisi: 1.295
Halaman 1
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

KUPANG TIMES - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Apel bersama ASN Pemprov NTT, Senin (19/01/26) pagi tadi. 

dalam kegiatan apel pagi tersebut, Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena menekankan satu hal penting, yakni: "Januari adalah bulan Perencanaan."

Politikus Golkar itu, mengatakan, seluruh OPD wajib menuntaskan evaluasi kinerja 2025 dan merampungkan perencanaan program 2026 paling lambat Januari ini—harus jelas, terukur, berbasis data, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kita patut bersyukur PAD NTT meningkat, tapi ingat, ini bukan soal serapan anggaran, melainkan kualitas pelayanan publik, 

Program harus terasa manfaatnya, di sektor pendidikan misalnya, ukurannya jelas: angka putus sekolah turun, kualitas guru dan siswa naik, orang tua merasakan dampaknya."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT) 

Apresiasi, 

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena, memberikan apresiasi atas capaian sektor Pertanian, yang melewati target Nasional Swasembada Pangan. 

"Prov NTT berhasil melampaui target nasional swasembada pangan hingga 35–40%, 

ini bukti bahwa data yang jujur, perencanaan yang baik, dan kolaborasi semua pihak bisa menghasilkan prestasi nasional."|Melki Laka Lena (Gubernur Prov NTT)

eks Legislator RI itu, mengingatkan, tidak boleh ada data “asal bapak senang."

Contoh: penanganan stunting—anggarannya besar, tapi hasilnya belum sesuai. 

Ke depan, anggaran harus benar-benar sampai ke intervensi gizi, bukan habis di rapat-rapat.

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena minta OPD mengurangi program yang tidak berdampak, menyelaraskan target dengan pusat dan daerah, serta berani bertanya jika perencanaan belum jelas. 

tidak ada lagi OPD yang bingung arah kerjanya.

Disiplin, 

terkait disiplin ASN, toleransi sudah berakhir.

masih ada laporan manipulasi absensi—ini tidak bisa dibiarkan. 

Inspektorat diminta bertindak tegas. 

Kinerja dan kehadiran ASN akan diverifikasi sebagai dasar kebijakan lanjutan.

Gubernur Prov NTT, Melki Laka Lena mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim penanganan kecelakaan wisata di Labuan Bajo. 

Evaluasi total pengelolaan pariwisata premium akan kita lakukan agar kejadian serupa tak terulang.

Mari kita bekerja fokus, disiplin, dan solid. Perencanaan yang baik harus berujung pada manfaat nyata bagi masyarakat NTT. 

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Hukum, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: Humas Pemprov NTT, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®