Edisi: 1.169
Halaman 5
Integritas |Independen |Kredibel
JAKARTA, KUPANG TIMES - Iklan layanan seputar kinerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tidak tayang lagi per-Senin, (15/09/25).
Jaringan bioskop Cinema XXI menjadi sorotan seusai menayangkan video berisi cuplikan kinerja sosial Presiden Prabowo Subianto.
Penayangan video tersebut memicu perdebatan di kalangan publik, terutama para pencinta film di Indonesia.
Menanggapi iklan layanan tersebut, Corporate Secretary Cinema XXI, Indah Tri Wahyuni, menjelaskan, penayangan materi tersebut merupakan bagian dari Iklan Layanan Masyarakat (ILM).
Indah, mengatakan, Cinema XXI menyediakan ruang untuk mendukung penyampaian informasi publik dari pemerintah.
"terkait video itu, yang bisa kami sampaikan adalah Cinema XXI menyediakan ruang bagi penyampaian informasi publik dari pemerintah, dalam bentuk Iklan Layanan Masyarakat."|Indah (CS Cinema XXI) dikutip dari Republika, Senin, (15/09/25).
Indah, mengatakan, penayangan iklan layanan masyarakat seputar kinerja sosial kabinet Presiden Prabowo ditayangkan selama satu pekan mulai dari 9 hingga 14 September 2025.
Indah, menegaskan, video tersebut sudah tidak lagi ditayangkan per-hari ini, Senin, (15/09/25).
"per-hari ini, Senin, sudah tidak tayang lagi."|Indah (CS Cinema XXI)
video yang sempat ditayangkan tersebut memuat sejumlah data dan narasi tentang kinerja pemerintahan Prabowo, di antaranya produksi beras nasional yang diklaim mencapai 21.760.000 ton hingga Agustus 2025.
lalu pengoperasian 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), peluncuran 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih, serta didirikannya 100 Sekolah Rakyat.
selain menampilkan angka dan capaian, video tersebut memperlihatkan potongan visual Presiden Prabowo dalam berbagai kegiatan sosial, disertai narasi yang menekankan keberhasilan program-program prioritas pemerintah.
Penayangan video tersebut, sebelumnya memicu pro dan kontra di antara warganet.
ada yang menganggap penayangan video tersebut wajar, namun tak sedikit yang menilai dana iklan sebaiknya digunakan untuk hal lain yang lebih urgent.
"Cek sendiri deh biaya iklan di bioskop berapa.. Ya mending duitnya dialokasiin buat yang lain."|cuit warganet di X dengan akun @mrid**
"Bagus juga, dari pada iklan produk, mending kita dengar pencapaian pemerintah biar tahu juga perkembangan negara ini."|cuit warganet lainnya dengan akun @Vhe**
BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.
• Informasi Artikel:
| Konteks: Politik, Bisnis,
| Penulis: W.J.B
| Sumber: Manajemen Cinema XXI,
| Penerbit: Kupang TIMES
