Anggaran Program MBG IDR 335 Triliun: AMBIL JATAH Pendidikan IDR 223 Triliun.!

Edisi: 1.179
Halaman 3
Integritas |Independen |Kredibel

      Potret: KT|Properti

JAKARTA, KUPANG TIMES - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberitahu bahwa; anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal menyedot anggaran hingga mencapai IDR 335 Triliun pada APBN 2026. 

Dadan, mengungkapkan, BGN telah menerima Surat Bersama Pagu Anggaran dari Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas pada 3 Juli 2025.

dari pagu indikatif awal IDR 217 Triliun, kini resmi ditetapkan sebesar IDR 268 Triliun, dengan tambahan IDR 50 Triliun. 

Anggaran tersebut, sudah disetujui DPR-RI belum lama ini. 

"dengan total anggaran tahun 2006 untuk BGN sebesar IDR 268 Triliun, 

Jadi, kalau di nota keuangan kemarin disampaikan IDR 335 Triliun maka yang IDR 67 Triliun masuk dalam kategori stand by, karena pagu anggaran yang resmi kami terima adalah IDR 268 Triliun, 

ini kemajuan yang kami peroleh awalnya kami mendapatkan pagu indikatif IDR 217 Triliun, 

dengan keluarnya pagu anggaran, akan ada tambahan IDR 50 Triliun sehingga anggaran yang kami terima kurang lebih IDR 268 Triliun."|Dadan (Kepala BGN) dikutip dari laman resmi BGN, Rabu, (24/09/25).

Ambil dari alokasi Pendidikan IDR 223 Triliun, 

Berdasarkan fungsi, anggaran Makan Bergizi Gratis bersumber dari tiga sektor, yaitu; pendidikan IDR 223 Triliun (83,4%), Kesehatan IDR 24,7 Triliun (9,2%) dan Ekonomi IDR 19,7 Triliun (7,4%).

adapun berdasarkan jenis belanja, 97,7% atau  IDR 261 Triliun diarahkan untuk belanja barang, terutama pengadaan makanan bergizi. Belanja pegawai tercatat 1,4% atau IDR 3,8 Triliun, sedangkan belanja modal hanya 0,9%. 

"Kami tidak memperbanyak untuk modal, kami lebih banyak untuk belanja barang terutama untuk intervensi kepada penerima manfaat,

"Jika diklasifikasikan berbasis anggaran operasional dan non-operasional maka operasional itu nilainya hanya 2,9 persen atau IDR 7,7 Triliun, sementara non-operasional atau lebih banyak ke arah intervensi itu 97,1%."|Dadan (Kepala BGN).

Dadan, mengatakan, tidak semua alokasi anggaran Makan Bergizi Gratis diperuntukkan untuk makan bergizi siswa sekolah.

Dadan, menjelaskan, dari total anggaran tersebut, sekitar IDR 34 Triliun akan dialokasikan untuk bantuan pangan bergizi bagi anak sekolah, IDR 3,1 Triliun untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita, serta IDR 3,9 Triliun untuk belanja pegawai. 

Selain itu, IDR 3,1 Triliun untuk digitalisasi, IDR 700 Miliar untuk pemantauan dan pengawasan, serta IDR 3,8 Triliun untuk penyediaan dan penyaluran termasuk pelatihan tenaga gizi. 

Jika diklasifikasikan, 95,4% anggaran BGN tahun 2026 atau IDR 255 Triliun dialokasikan untuk program pemenuhan gizi nasional, sedangkan sisanya 4,6% atau IDR 12,4 Triliun digunakan untuk program dukungan manajemen.

BERSUARA KERAS untuk Demokrasi dan Keadilan dan Kejujuran.

Informasi Artikel:

| Konteks: Keuangan, Politik, 

| Penulis: W.J.B

| Sumber: BGN, 

| Penerbit: Kupang TIMES

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

Copyright © 2022 The Kupang Times Newsroom.com ™ Design By The Kupang Times Newsroom.com ®